Breaking News:

Indonesia Badminton Festival

Minions Kecewa soal Jadwal BWF, Kevin Sanjaya: Kami seperti Robot, Mentang-mentang Kami Unggulan

Marcus Gideon/Kevin Sanjaya melayangkan protes kepada BWF karena jadwal pertandingan tanpa jeda. Sebut tidak adil dan diperlakukan seperti robot.

Penulis: Isti Tri Prasetyo | Editor: Isti Prasetya
fotografer PBSI via Instagram Kubo Pictures
Marcus Gideon/Kevin Sanjaya setelah laga babak pertama Indonesia Open 2021. Dalam wawancaranya Minions melayangkan protes kepada BWF karena jadwal pertandingan tanpa jeda. Sebut tidak adil dan diperlakukan seperti robot. 

Kemudian Kevin Sanjaya melayangkan protesnya kepada BWF karena jadwal pertandingan yang dirasa tidak adil bagi Minions.

Ia menyebut BWF memperlakukan Minions seperti robot.

Sebab hanya ada jeda satu hari untuk mereka beristirahat dari turnamen sebelumnya.

"Pertama-tama kami bersyukur bisa melewati hari ini. Tapi saya rasa BWF memperlakukan kami seperti robot ya, karena habis main hari Minggu, terus langsung main hari ini," ungkap Kevin Sanjaya.

Baca juga: Selamat! Marcus Gideon dan Ahsan Dikaruniai Putri di Hari yang Sama, Kevin Sanjaya Beri Kado Ini

Ia menambahkan bahwa keputusan ini tidak adil meskipun Minions menjadi unggulan pertama dalam turnamen tersebut.

"Mentang-mentang kami seed 1 (pemain unggulan), terus langsung main hari Selasa. Itu nggak fair, nggak ada istirahat apalagi setelah melalui babak final yang kemarin sangat intens," lanjut atlet asal Banyuwangi ini.

Meski demikian, Kevin Sanjaya mengaku mendapat kemenangan karena bermain tanpa beban dan tidak mempersiapkan strategi khusus untuk menghadapi wakil Jepang.

Tapi secara tidak langsung, menurut Kevin, jadwal ini sangat mempengaruhi performa Minions.

"Pastinya sangat mempengaruhi fisik. Kami nggak ada persiapan khusus, main tanpa beban aja lah. Kalau kalah ya mau gimana lagi," kata Kevin Sanjaya.

Rivalitas ketat dengan Endo/Watanabe, Marcus Gideon akui final All England 2020 jadi kekalahan terberatnya: masuk final saja masih dianggap gagal.
Marcus Gideon akui final All England 2020 jadi kekalahan terberatnya (Badminton Photo via Instagram BWF)

Di sampingnya, Marcus Gideon pun juga melayangkan protes yang sama.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved