Breaking News:

Banggai Hari Ini

Aksi Kamisan di Luwuk Banggai, Suarakan Kasus Pelanggaran HAM Sejak Zaman Orde Baru

Aksi Kamisan di Tugu Adipura Jl Urip Sumoharjo Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Kamis (25/11/2021) sore.

Penulis: Asnawi Zikri | Editor: Haqir Muhakir
TRIBUNPALU.COM/ASNAWI ZIKRI
Aksi Kamisan di Tugu Adipura Jl Urip Sumoharjo Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Kamis (25/11/2021) sore. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Asnawi Zikri

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Puluhan aktivitas dan mahasiswa menggelar aksi Kamisan di areal Tugu Adipura Jl Urip Sumoharjo Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Kamis (25/11/2021) sore.

Massa aksi yang mengenakan pakaian serba hitam-hitam menyampaikan beberapa tuntutan.

Ditujukan kepada Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Kabupaten Banggai.

Seperti pelanggaran HAM berat di zaman orde baru yang hingga saat ini belum terselesaikan.

Juga pelangaran HAM kasus Munir, Salim Kancil, Marsinah, maupun rakyat Papua, dan lainnya.

Massa aksi juga mengkampanyekan isu anti kekerasan terhadap perempuan, dan mendesak DPR RI untuk mensahkan Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Perempuan (RUU PKS).

Baca juga: Perwakilan Lead Putri Sulteng Gagal ke Final Kejuaraan Panjat Tebing di Untad

Koordinator Aksi Kamisan Luwuk Banggai, Moh Sugianto Adjadar menyatakan, selain isu nasional, aksi ini juga menyuatakan terkait dugaan pelanggaran HAM yang masif terjadi di Kabupaten Banggai.

Seperti kasus perampasan lahan rakyat saat penggusuran Tanjungsari, Kelurahan Karaton, Kecamatan Luwuk.

Uuga kasus konflik agraria antara rakyat dengan pihak investasi perkebunan maupun pertambangan di daerah ini.

"Kasus-kasus pelanggaran HAM ini masif terjadi di Kabupaten Banggai," tandas Sugianto.

Sehingga dia meminta Negara maupun Pemerintah Kabupaten Banggai agar segera menuntaskan kasus pelanggaran HAM di daerah ini. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved