Breaking News:

Tips Kesehatan

Dato Dr Chang Kian Meng Sebut Risiko Transplantasi Sel Induk Telah Turun hingga 10%-15%

Dato Dr Chang Kian Meng menyebut risiko transplantasi telah turun dari 30%-40% di masa lalu menjadi sekitar 10% hingga 15% saat ini.

Editor: Putri Safitri
handover
Dato Dr. Chang Kian Meng 

TRIBUNPALU.COM - Tubuh manusia tersusun atas puluhan ribu sel yang dimana sel induk adalah yang paling menakjubkan.

Sel induk dapat melakukan apa yang disebut tindakan kebangkitan biologis.

Dato Dr Chang Kian Meng, konsultan spesialis hematologi dan pengobatan transplantasi di Sunway Medical Centre menegaskan bahwa sel induk adalah ibu dari sel-sel untuk menyediakan sel baru.

“Setiap organ di tubuh kita seperti jantung, hati, paru-paru, ginjal, dsb, memiliki tipe sel induk yang unik. Transplantasi sel induk adalah tindakan untuk mentransplantasi sel induk sehat ke dalam tubuh pasien untuk memperbaiki atau mengganti sel-sel yang rusak,” ucapnya.

Sangat menggembirakan bahwa dengan kemajuan teknologi transplantasi, risiko transplantasi telah turun dari 30%-40% di masa lalu menjadi sekitar 10% hingga 15% saat ini.

Transplantasi sel induk Hematopoietik adalah tindakan yang paling sering dilakukan untuk penderita anemia aplastic, leukemia, talasemia, sindrom tulang sumsum gagal, berbagai myeloma, limfoma, penyakit sickle cell, sindrom defisiensi imun gabungan yang parah dan lain-lain.

Singkatnya, sel induk ini dapat diperoleh dari tulang sumsum belakang, sel induk darah tepi, dan darah tali pusat.

Pasien kanker darah harus menjalani kemoterapi terlebih dahulu untuk mencapai tingkat keberhasilan yang tinggi dalam transplantasi sel induk

Karena kemajuan teknologi transplantasi yang berkelanjutan, seperti transplantasi sel induk hematopoietik mini-alogenik, dilakukan penurunan dosis kemoterapi dan elektroterapi untuk transplantasi sehingga lebih banyak pasien yang dapat menerima transplantasi sel induk.

"Saat ini, transplantasi sel induk memiliki tingkat keberhasilan tertinggi untuk anemia aplastik, talasemia, dan kegagalan sumsum tulang," katanya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved