Breaking News:

Konsep Guru Penggerak dan Sekolah Merdeka, Ini Penjelasan Ketua PGRI Sulteng

Syam menyatakan, Kemedikbud membuka semua guru yang ada di Indonesia untuk ikut seleksi menjadi guru penggerak.

Penulis: Asnawi Zikri | Editor: Muh Ruliansyah

Guru penggerak berkewajiban mentransfer ilmunya kepada rekan-rekan sesama guru di sekolahnya maupun di sekolah lain.

"Luar biasa sekali guru penggerak ini, mempunyai komitmen dan juga kemauan. Tentu saya berharap harus didukung oleh semua pihak," kata dia.

Untuk menjadi guru penggerak, tidak hanya yang berstatus sebagai PNS.

Bahkan, guru honorer bisa menjadi guru penggerak.

Sehingga guru penggerak diharapkan melakukan perubahan pendidikan paradigma baru untuk mewujudkan profil pelajar Pancasila.

Syam menjelaskan, salah satu kelebihan menjadi guru penggerak adalah ketika direkrut oleh pemerintah daerah menjadi kepala sekolah.

Mereka tidak lagi mengikuti Pendidikan Pelatihan Calon Kepala Sekolah (Diklat CaKep).

"Artinya ketika memenuhi persyaratan yang lain, guru penggerak ini dianggap mampu. Tanpa CaKep pun maka dianggap Diklat guru penggerak itu sudah setara dengan Diklat CaKep," papar Syam. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved