Breaking News:

Viral

Mama Muda di Palu Rela Pompa ASI dan Dikirim 800 Km ke Bayinya di Sulsel, Dititip di Paket Nasi Box

Seorang ibu muda di Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), rela memompa ASI eksklusif, dipackage dengan vacum box, lalu dikirim ke melalui cargo udara.

Editor: Muh Ruliansyah
Handover
Seorang ibu muda di Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), rela memompa ASI eksklusif, dipackage dengan vacum box, lalu dikirim ke melalui cargo udara di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. 

TRIBUNPALU.COM - Kasih ibu kepada anak, tak terhingga sepanjang masa. Hanya memberi dan tak harap kembali.

Potongan kalimat itu mungkin cocok untuk menggambarkan perjuangan ibu muda satu ini.

Seorang ibu muda di Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), rela memompa ASI eksklusif, dipackage dengan vacum box, lalu dikirim melalui cargo udara di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Jarak Palu dan Makassar sekitar 801 km. Perjalanan darat ditempuh 21 jam. Melalui pesawat udara sakitar 75 menit.

Si ibu bernama Stephany Marcellyna (27 tahun). Si bayi, Arabelle Grisela Hoesan, akhir November 2021 ini berusia 4 bulan.

Cerita ini dimulai dari kisah duka di Palu dan sudah berlangsung lima hari.

Akhir pekan lalu, ayah Sthepany, meninggal dunia di Palu.

Kakek si balita ini seorang pendeta di gereja kawasan Birobuli, Palu Selatan, Kota Palu.

Si balita terpaksa ditinggal sang ibu di Makassar. Guna memberi penghormatan ke mertua, Arif Hoesan, ayah si bayi, juga terbang ke Palu, Minggu malam lalu.

Sejatinya, Arabel juga ikut ke Palu, bersama kakak wanitanya yang masih 2,5 tahun.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved