Buol Hari Ini

Polres Buol Ungkap Kasus Penganiayaan di Desa Pajeko, Tersangka Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara

Kepolisian Resor (Polres) Buol berhasil mengungkap kasus penganiayaan berat di Desa Pajeko, Kecamatan Momunu, Kabupaten Buol.

Penulis: Ketut Suta | Editor: Haqir Muhakir
Handover/Humas Polres Buol
Konferensi Pers Polres Buol di Mapolres Buol di Jl Bhyangkara, Kelurahan Buol, Kecamatan Biau, Sulteng, Senin (29/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Ketut Suta

TRIBUNPALU.COM, PALU - Kepolisian Resor (Polres) Buol berhasil mengungkap kasus penganiayaan berat di Desa Pajeko, Kecamatan Momunu, Kabupaten Buol.

Itu disampaikan Kapolres Buol AKBP Dieno Hendro saat konferensi pers, didampingi Paur Humas Ipda Ridwan dan Kasat Reskrim Iptu Heru Setiyono.

Berlangsung di Mapolres Buol di Jl Bhyangkara, Kelurahan Buol, Kecamatan Biau, Sulteng.

AKBP Dieno Hendro mengatakan, pengungkapan kejadian pristiwa itu pada, Selasa (19/11/2021) malam.

Baca juga: Cuaca Ekstrem, 2 Desa di Dampelas Donggala Terendam Banjir

Baca juga: Hujan, Banjir Rendam Desa Lembah Bukti Donggala

Penangkapan pelaku atas dasar laporan polisi nomor: LP / 312 / XI / 2021 / Sulteng / Res-Buol, Tanggal 14 November 2021.

"Personel Unit Pidum Sat Reskrim Polres Buol berhasil meringkus pria berinisial A (36) pekerjaan petani asal Desa Potugu," ujar AKBP Dieno Hendro, Senin (29/11/2021).

"Barang bukti disita, satu bilah pisau badik ukuran panjang 27 Cm lengkap dengan sarungnya," tambahnya menuturkan.

AKBK Dieno Hendro menjelaskan, kejadian berawal saat tersangka merasa tersinggung dan sakit hati.

Saat korban melerai pelaku yang sedang cekcok dengan orang lain.

Bahwa korban melerai dengan cara mendorong, sehingga membuat A jatuh ke parit.

Baca juga: Sopir Rental di Banggai Sulteng Ditemukan Tewas Tak Wajar

"Dari situ pelaku merasa tersinggung, dan langsung mencabut badik dislip pada pinggang sebelah kanan menggunakan tangan kirinya," ujarnya.

Kemudian, A langsung mengayunkan benda tajam itu ke arah korban.

Lalu mengenai perut sebelah kanan, tepatnya di bagian bawah rusuk.

"Perkara ini sudah dalam proses penyidikan, dan dengan waktu dekat akan dilakukan tahap 1 ke Kejaksaan Negeri Buol," ujar AKBP Dieno Hendro.

"Pelaku dikenakan pasal 351 ayat 2 KHUP dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun," tuturnya menutupkan. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved