Donggala Hari Ini
Update Banjir Bandang Donggala, Warga Tetap Siaga Meski Air Surut
Kedua desa itu sebelumnya diterjang Banjir Bandang setelah Sungai Mamara dan Sungai Valalero meluap.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril
TRIBUNPALU.COM,PALU - Warga Desa Lumbumamara dan Desa Tanamea, Kecamatan Kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, tetap siaga meski air menyurut.
Kedua desa itu sebelumnya diterjang Banjir Bandang setelah Sungai Mamara dan Sungai Valalero meluap.
Selain Kabupaten Donggala, Kecamatan Sarjo, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Banawa Selatan juga diterjang Banjir Bandang.
Sahabat Relawan Donggala Hendra mengatakan, tinggal Desa Sarjo yang masih digenangi air setinggi lutut orang dewasa.
Baca juga: Banjir Bandang Terjang Desa Lumbumamara Donggala, Warga: Akibat Kerusakan Hutan
"Kalau di bagain Desa Lumbumamarah sama Desa Tanamea, air sudah surut, sekarang hujan sudah berhenti. Sekarang bagian Desa Sarjo, yang banjir air sementara rata lutut. Sarjo itu perbatasan Donggala-Pasangkayu," jelas Hendra via Whatsapp, Senin (29/11/2021).
Hendra menyebut, meski air sudah surut, warga di Desa Lumbumamara tetap siaga satu.
Dan tidak ada warga yang pergi mengungsi karena takut harta benda miliknya hilang.
"Terdapat 35 Kepala Keluarga yang terdampak, masyarakat sekarang sedang waspada," tuturnya.
Terdapat tujuh unit rumah di dusun tiga Desa Lumbumamara rusak berat akibat akibat Banjir Bandang.
Baca juga: Antisipasi Banjir Susulan, Polsek Banawa Bersiaga di Desa Lumbumamara Donggala
Dan terparah berada di dusun satu yaitu sebanyak 28 unit rumah terdampak dengan tinggi material air 50 sampai 150 cm.
"Satu unit jembatan bentang penghubung antar dusun mengalami kerusakan," ujar Hendra.
Hendra menyebut, Tagana Kabupaten Donggala saat ini sedang berupaya dilakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan aparat desa setempat.(*)