Breaking News:

Menko Perekonomian

Kadin Indonesia Bisa Jadi Pelopor Peningkatan Investasi di Momentum Presidensi G20 Indonesia

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Rapat Pimpinan Nasional Kamar Dagang dan Industri Indonesia.

Penulis: Rezha Rinaldy | Editor: Haqir Muhakir
Handover/Kemenko Perekonomian
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Rapat Pimpinan Nasional Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Rapimnas KADIN Indonesia) di Bali, Jumat (3/12/2021). 

TRIBUNPALU.COM - Indonesia termasuk negara yang diakui dunia atas keberhasilannya dalam melewati tantangan di masa pandemi dalam pengendalian Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional.

Kemunculan varian baru Covid-19 menjadi tantangan baru dalam penanganan pandemi global, Indonesia tetap mewaspadai hal tersebut dengan terus memantau perkembangan yang ada.

Presiden Joko Widodo menyampaikan, Indonesia merupakan satu dari lima negara yang termasuk dalam level 1 Pandemi Covid-19 menurut WHO.

Presiden Joko Widodo juga menegaskan bahwa kunci dari pertumbuhan ekonomi negara Indonesia yakni bagaimana Indonesia bisa mengendalikan pandemi, dan investasi merupakan motor penggerak ekonomi Indonesia, baik investasi untuk UMKM maupun untuk pelaku usaha besar.

Hal ini disampaikan Presiden Joko Widodo dalam Rapat Pimpinan Nasional Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Rapimnas KADIN Indonesia) di Bali, Jumat (3/12/2021).

Pada kesempatan tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto selaku Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional turut hadir.

Baca juga: JOB Tomori Raih Penghargaan Tertinggi di Bidang Keuangan

Baca juga: Live Streaming Persija Jakarta vs Persikabo 1973 : Misi Persija Jakarta Masuk 10 Besar Liga 1

Menko Airlangga menyampaikan, untuk mengantisipasi kemunculan varian baru Covid-19, Omicron, pemerintah telah mengambil langkah dengan membatasi perjalanan 11 negara di Afrika.

Selain itu, kebijakan dalam negeri tentang jumlah karantina juga telah ditingkatkan dan Pemerintah mendorong vaksinasi yang ditargetkan pada Q1 tahun 2022 untuk 208 juta sasaran telah selesai menerima vaksinasi secara lengkap.

“Per 2 Desember 2021, vaksinasi dosis 1 telah mencapai 67,65% atau 140,9 juta dosis, dan vaksinasi dosis ke-2 telah mencapai 46,73 persen atau 97,3 juta dosis. Mulai Januari tahun 2022, Pemerintah juga akan terus mendorong vaksinasi dosis ketiga,” ungkap Menko Airlangga.

Dari sisi ekonomi, Menko Airlangga mengatakan bahwa Pemerintah mengedepankan kebijakan fiskal yang fleksibel, adaptif, dan responsif.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved