Breaking News:

Jokowi Disentil Usai Tegur Kapolda-Kapolres Sowan ke Ormas, YLBHI: Presiden Harus Introspeksi Diri

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikritik usai menegur Kapolda-Kapolres sowan ke ormas yang suka ribut.

Editor: Muh Ruliansyah
scmp.com
Presiden Joko Widodo 

TRIBUNPALU.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikritik usai menegur Kapolda-Kapolres sowan ke ormas yang suka ribut.

Kritikan itu disampaikan Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Muhammad Isnur.

Bukan tanpa alasan, Isnur menyoroti Jokowi yang ternyata telah menjadi anggota organisasi Pemuda Pancasila.

“Presiden Jokowi harus introspeksi diri. Dia sendiri yang mencontohkan menjadi anggota ormas tertentu, bahkan menggunakan bajunya,” tegas Isnur kepada Kompas TV.

Baca juga: Jokowi Peringatkan Kapolda-Kapolres Sowan ke Ormas yang Suka Ribut: Jangan Gadaikan Kewibawaan

Bahkan ia menegaskan bahwa seharusnya bekas Gubernur Jakarta tersebut tidak menggunakan atribut ormas.

“Agar dia tidak terlihat berpihak dengan menggunakan atribut ormas. Harusnya memberikan contoh,” kata Isnur.

Namun, Ketua YLBHI periode 2022-2026 juga mengapresiasi teguran Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada kapolres karena berkunjung atau sowan ke organisasi masyarakat (ormas) pembuat onar. Namun, Isnur juga mengkritik sikap Jokowi.

“Teguran itu sudah benar. Jangan sampai kepolisian seolah-olah menjadi ‘pembina ormas’. Kepolisian harus netral, semua satwilnya harus tidak memihak,” kata Isnur pada Kompas TV, Jumat (3/12/2021).

Ia pun meminta kepolisian untuk memproses hukum seluruh pelanggaran pidana yang dilakukan oleh ormas pembuat onar tanpa pandang bulu.

“Kalau ada pelanggaran oleh siapapun, oleh ormas manapun, ya diproses pidananya. Jangan ormas A ditindak, ormas B enggak. Kalau tidak tegas, konflik kekerasan terjadi di mana-mana,” ucap Isnur.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved