Banggai Hari Ini

Isu Penculikan Anak di Banggai Hoaks, Penyebarnya Ternyata Masih Pelajar

Penyebar hoaks isu penculikan anak di media sosial akhirnya ditangkap Kepolisian Sektor Bunta Resor Banggai, Senin (6/12/2021).

Penulis: Asnawi Zikri | Editor: Haqir Muhakir
Handover/Humas Polres Banggai
Penyebar hoaks isu penculikan anak di Kecamatan Bunta diperiksa polisi, Senin (6/12/2021). 

 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Asnawi Zikri

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Penyebar hoaks isu penculikan anak di media sosial akhirnya ditangkap Kepolisian Sektor Bunta Resor Banggai, Senin (6/12/2021).

Pelakunya ternyata masih berstatus pelajar, dan diketahui berinisial MAH (14).

Warga Kecamatan Bunta, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah itu diciduk di kediamannya, lalu digelandang ke Markas Polsek Bunta.

Kapolsek Bunta Iptu Nanang Afrioko mengungkapkan, postingannya di media sosial facebook sempat meresahkan masyarakat.

Unggahan MAH di akun pribadinya menyebutkan:

"Per hatian untuk wilayah Bunta anaknya Jagan dulu kasih keluar rumah anak yang di bawah 14-7 soalnya di pongian so ada orang Ba ambe anak orang itu ciri-ciri nya tinggi baru pake cadar mereka buju degan gula gula yang sudah mereka kasih racun ok ini saja informasi dari saya makasih?".

Baca juga: Waspadai 3 Titik Jalan Rusak di Jalur Penghubung Kabupaten Poso dan Morowali Utara 

Baca juga: PT KFM Beri Penjelasan Pasca-warga Protes Dampak Lingkungan dan Blokade Jalur Produksi

"Setelah mengetahui postingan itu, kami langsung selidiki akun tersebut. Tak selang berapa lama, kami berhasil menangkapnya," kata Nanang, Senin siang.

Di hadapan polisi, MAH mengaku akunnya diretas. 

Sebab sejak Sabtu (4/12/2021) lalu, akunnya tidak bisa lagi diakses.

Sehingga dia tidak mengakui berita bohong itu diunggah sendiri oleh dirinya.

Meski begitu, MAH tetap mengutarakan permohonan maaf karena unggahan itu membuat masyarakat Kecamatan Bunta dan sekitarnya resah.

"Saya meminta maaf kepada seluruh masyarakat, khususnya masyarakat Bunta dan sekitarnya yang mengira kejadian tersebut benar," ucap MAH dalam surat klarifikasinya kepada polisi. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved