Breaking News:

23 Jenazah Korban Semeru Sulit Dikenali, Buat Petugas Kesulitan Mengidentifikasi

Kondisi jenazah korban erupsi Gunung Semeru diketahui sulit dikenali, hal ini menyebabkan sebanyak 23 korban meninggal belum dapat teridentifikasi.

handover
Foto dokumentasi erupsi Gunung Semeru. 

TRIBUNPALU.COM – Erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada Sabtu pekan lalu menyebabkan puluhan korban meninggal dunia.

Diketahui hingga hari ini, Kamis (9/12/2021) korban meninggal dunia akibat erupsi Gunung Semeru mencapai 40 korban.

Sebelumnya, tim evakuasi gabungan kembali menemukan dua jenazah korban bencana guguran awan panas Semeru, di Dusun Curah Kobokan, Desa Sumberwulu, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Dua jenazah yang diketahui seorang pria dan anak korban bencana guguran awan panas Semeru di dusun Curah Kobokan, Desa Sumberwulu, langsung dievakuasi petugas ke rumah sakit untuk dilakukan identifikasi.

Proses identifikasi diketahui dilakukan oleh Tim DVI Polda Jawa Timur.

Namun, dari 40 korban tersebut sejauh ini baru 17 korban yang sudah terindentifikasi oleh petugas.

Mengutip dari KompasTV, hal ini dikarenakan korban meninggal yang ditemukan petugas sebagian dalam kondisi hangus.

Hangusnya tubuh korban itu membuat sejumlah data-data sekunder menjadi hilang.

Kondisi jenazah tersebut menjadi kendala utama dalam proses identifikasi.

Sebanyak 23 korban yang belum teridentifikasi identitasnya saat ini disimpan dalam container pendingin.

Halaman
123
Sumber: Kompas TV
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved