Minggu, 12 April 2026

Parimo Hari Ini

LSM Format Pusat Parimo Apresiasi Kinerja Kejati Sulawesi Tengah

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Format Pusat Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) mengapresiasi kinerja Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah.

handover
Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Format Pusat Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) mengapresiasi kinerja Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Nur Saleha

TRIBUNPALU.COM, PALU - Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Format Pusat Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) mengapresiasi kinerja Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah.

Penyampaian apresiasi tersebut, dipaparkan saat pihak LSM Format Pusat Parimo lakukan audiens bersama Kajati Sulteng, Jacob Hendrik Pattipeilohy belum lama ini.

Rombongan tersebut berkunjung dipimpin langsung oleh Direktur LSM Format Pusat Parimo Isram Said Lolo.

Isram Said Lolo menyampaikan bahwa, mereka sangat mengapresiasi kinerja dari pihak Kejati Sulteng bersama jajaran.

Apresiasi kinerja tersebut dalam penanganan perkara, terutama tindak pidana korupsi.

Baca juga: Dua Peserta Cilik Tour de Banggai Taklukan Rute Luwuk-Toili Sejauh 100 Kilometer

Baca juga: Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Pemkot Palu Bagikan Ambulance Disetiap Kelurahan

"Dari sejumlah perkara Tipikor yang menjadi tunggakan dan perhatian publik, sudah sampai ke ranah pengadilan," kata Isram, Sabtu (11/12/2021).

Menurut Isram, penanganan tersebut dampaknya dapat dirasakan oleh masyarakat.

Maka dari itu, kedatangan pihak LSM Format Pusat Parimo sebagai bentuk dorongan kinerja kejaksaan.

Menurutnya, hal ini patut dan layak mendapat apresiasi,

Isram juga menuturkan, berdasarkan hasil diskusi bersama rekan-rekan maka Kejati Sulteng layak mendapat apresiasi aoalagi dalam momentum hari Anti korupsi sedunia (Harkodia).

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Format Pusat Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) mengapresiasi kinerja Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah.
Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Format Pusat Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) mengapresiasi kinerja Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah. (handover)

"Sebenarnya paling enggan menginjakkan kaki di Kejaksaan, tapi itu sebelum mengetahui track record atau rekam jejak sosok menjadi Kajati, setelah menelusuri ternyata sejalan dengan hati nurani," pungkasnya.

"Kami tahu, pihak Kejati banyak melakukan gerakan bakti sosial seperti memberikan bantuan UMKM kepada warga terdampak, melakukan qurban pada perayaan Idul Adha dan bentuk kegiatan sosial lainya.Padahal Kajati atau Pak Jacob sendiri bukan politisi, tapi mau melakukan hal itu, olehnya patut diapresiasi," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah Jacob Hendrik Pattipeilohy menegaskan bahwa, penegakan hukum dan penanganan kasus korupsi harus memberikan asas manfaat bagi masyarakat.

“Apa gunanya memenjarakan koruptor tetapi tidak dapat menyelamatkan uang negara. Karena itu fokus penanganan korupsi juga harus prioritas kepada pemulihan uang negara dan aset yang dapat diselamatkan," ujarnya.

Untuk itu kata dia, pihak Kejati Sulteng membutuhkan dukungan dari semua pihak untuk menuntaskan permasalahan korupsi.

"Bekerja bukan atas kepentingan tertentu yang bertentangan dengan tugas pokok dan fungsi kejaksaan," tutup Kajati Sulteng.

Diketahui, dalam kesempatan itu juga dilakukan penyerahan tukar cinderamata berupa plakat bagi Kajati dan LSM Format Pusat Parimo. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved