Kabar Seleb

Wijin Mengaku Tak Ada Alasan untuk Putus, Gisel: Beda Tujuan, Ritmenya Udah Nggak sama Lagi

Akhirnya Wijaya Saputra alias Wijin buka suara soal putusnya hubungannya dengan Gisella Anastasia atau Gisel.

Instagram Wijin
Bukan kali pertama ia tampak lapang dada saat menanggapi kasus video syur Gisel bersama MYD. Wijin juga mengaku banyak belajar dari sosok kekasihnya. 

TRIBUNPALU.COM - Akhirnya Wijaya Saputra alias Wijin buka suara soal putusnya hubungannya dengan Gisella Anastasia atau Gisel.

Wijin pun mengungkap pemicu sebenarnya perpisahannya dengan mantan istri Gading Marten itu.

Lantas apakah ada hubungannya dengan kasus video syur dengan Michael Yukinobu de Fretes atau Nobu?

Diketahui, Gisella Anastasia dan Wijaya Saputra yang berencana lamaran justru mengumumkan putus.

Kisah cinta yang telah terjalin selama 2 tahun itu resmi berakhir.

Hal itu mencuat ke publik setelah keduanya sama-sama mengunggah postingan bernuansa galau.

Hingga akhirnya Gisel pun buka suara.

Baca juga: Diputuskan Gisel, Wijin Unggah Duet Bareng Gading Martin Nyanyikan Lagu Pergilah Kasih

Baca juga: Putus dari Wijin, Terungkap Alasan Gisel Berani Video 19 Detik dengan Nobu Saat Jadi Istri Gading

Ia membenarkan bahwa kisah cintanya dengan Wijaya Saputra alias Wijin kandas.

Sementara itu belum lama ini Wijin pun gantian angkat bicara.

Ia menegaskan perpisahannya dengan Gisel merupakan hasil kesepakatan bersama.

"Enggak sih (putus mendadak), kita keputusan bersama. Sudah dipikirkan matang-matang, tahu sendiri Gisel orangnya sangat compromise, dia sangat ngobrol secara dewasa.

Ya udah hasilnya seperti ini, kita menjalani masing-masing, respect our decision," ungkap Wijin seperti dikutip TribunStyle.com dari YouTube Intens Investigasi, Senin 20 Desember 2021.

Gisella Anastasia dan Wijaya Saputra.
Gisella Anastasia dan Wijaya Saputra. (Instagram/jaysforeal)

Wijin turut buka-bukaan soal alasan putus dari Gisel.

Ia mengaku sebenarnya tidak ada alasan.

Wijin punmenegaskan kembali bahwa perpisahan tersebut merupakan keputusan bersama.

"Enggak ada sih (alasan). Memang ini udah keputusan bersama aja.
Kalau alasan enggak ada," lanjutnya.

Kendati tidak lagi menjalin hubungan asmara, Wijin memastikan tetap menjaga komunikasi yang baik dengan Gisel.

Ia bahkan masih memiliki pekerjaan yang sama dengan ibunda dari Gempita Nora Marten itu.

"Kita kan kerjaan masih bareng, kayak ini (bisnis) bareng. Masih ada juga beberapa bisnis yang bareng, kita profesional aja. Tetap saling support," jelas Wijin.

Sementara, saat hadir di YouTube Rio Motret, Gisel pun blak-blakan terkait alasannya putus dari Wijin.

Janda satu anak itu menyebut bahwa ada ketidaksamaan visi antara dirinya dan Wijin.

Merasa tak ingin terus memaksakan perbedaan itu, Gisel dan Wijin akhirnya memilih untuk berpisah.

"Ketidaksamaan Visi aja, karena kan aku sudah pernah gagal dalam berumah tangga. Jadi untuk apa dipaksain? Lebih pakai logika," kata Gisel, dilansir Tribun Style dari YouTube Riomotret pada Minggu, 19 Desember 2021.

Gisel mengatakan bahwa dirinya masih menyayangi Wijin, begitu pula sebaliknya.

"Kalau dibilang sayang ya sayang, tapi kan ada logika yang emang juga berjalan. Bukan berarti siapa yang cukup baik dan kurang baik. Tapi memang ritmenya nggak sama aja," ucapnya

Gisella Anastasia.
Gisella Anastasia. (Instagram/gisel_la)

Tak dipungkiri memang banyak hal yang terjadi di tengah-tengah hubungan mereka.

"Jadi memang banyak yang terjadi, banyak proses yang dilewatin juga. Kayaknya lagi abstrak karena mesti mereset lagi semua yang ada di bayangan," beber Gisel.

Kini, mantan istri Gading Marteen itu memilih untuk memulai kembali kehidupannya meski tanpa Wijin di sisinya seperti dulu.

"Ya udah kita memulai lagi masing-masing hati, dari nol ya," tambahnya.

"Jadi kata halusnya sekarang Gisel sedang single dan available ya. Jadi ada kesempatan lagi untuk cocok-cowok lain mendekati Gisel," kata Rio diiringi gelak tawa Gisel.

"Orang mah dimana-mana 'yah, kok sayang banget' ini kenapa (malah senang)," tutur Gisel mengakhiri.

Jangan Dipaksakan, 7 Tanda Kalau Kamu dan Dia Sebenarnya Tak Berjodoh

Dalam menjalin sebuah hubungan, sering kali orang bertanya-tanya, apakah ini benar jodoh saya.

Pertanyaan yang cukup dimengerti, mengingat jodoh adalah rahasia Tuhan. Hanya Tuhanlah yang tahu, siapa jodoh sejati kita.

Yang perlu kamu sadari, jodoh tak bisa dipaksakan.

Sedalam apa pun cintamu padanya, tapi jika hubungan yang kalian jalani tidak benar-benar memberi kebahagiaan, maka saatnya kamu harus ikhlas menerima kenyataan, bahwa kemungkinan besar dia bukanlah jodoh kamu.

Di bawah ini akan dibahas mengenai tanda-tanda kamu dan dia sebenarnya tak berjodoh.

1. Banyak hal yang ingin kamu ubah darinya

Kalau selama menjalin hubungan justru membuatmu fokus pada kekurangannya, sampai-sampai kamu punya daftar apa saja yang ingin kamu ubah darinya, pertanda kalau kamu dan dia sebenarnya gak cocok.

Jika dia memang jodohmu, kamu gak akan berusaha mengubahnya. Kamu bersyukur dengan apa adanya dia.

Dan dia pun begitu, menerima kamu apa adanya, dengan segala kelebihan dan kekuranganmu.

2. Dia tidak menghormati kamu

Apakah dia sering tidak memperhatikan saat kamu sedang berbicara? Atau dia tidak sungkan-sungkan mengkritikmu di depan publik, entah di depan keluarga atau temanmu sendiri, atau pun di depan keluarga dan teman-temannya?

Jika demikian, sebaiknya kamu jangan paksakan untuk terus menjalin hubungan. Suatu hubungan tidak akan berkembang tanpa didasari sikap saling menghormati, dan hanya akan berujung pada penderitaan.

3. Selama ini selalu kamu yang berupaya agar hubungan kalian berhasil

Coba perhatikan deh, apakah selama ini selalu kamu yang meneleponnya, merencanakan makan malam, mengajaknya jalan-jalan, memberinya perhatian?

Kalau pun dia sesekali mengambil inisiatif, terasa sekali dia melakukannya dengan setengah hati. Boleh jadi karena merasa gak enak terhadapmu.

Menghadapi kondisi seperti ini, cobalah untuk tidak menghubunginya dan perhatikan apa yang terjadi.

Jika dia tetap cuek, mungkin sudah saatnya kamu sadar dan menerima, bahwa dia tidak benar-benar cinta kepadamu.

4. Lebih banyak sedihnya daripada bahagia

Namanya hubungan pasti ada naik turunnya, gak seperti cerita dongeng yang selalu bahagia. Akan tetapi, jika selama ini justru kamu lebih sering merasa sedih, kecewa, atau pun marah dibanding bahagia, maka dia bukan pasangan yang tepat untukmu.

Coba tenangkan diri dan renungkan, apakah kamu benar-benar ingin menghabiskan sisa hidupmu penuh dengan drama?

Apakah semua drama yang terjadi saat bersamanya benar-benar sebanding dengan perasaan sayang dan bahagia yang dia berikan? Kemungkinan besar sih nggak.

5. Kamu diperlakukan dengan kasar

Dia sering memperlakukanmu dengan kasar? Lewat kata-kata yang menyakitkan hatimu, bahkan pernah menamparmu?

Meski itu terjadi cuma sekali, kalau namanya udah main fisik, mending hubunganmu stop aja deh.

Tindak kekerasan, baik itu verbal maupun fisik tidak bisa ditoleransi dan jadi lampu merah bahwa hubungan kalian berdua itu sudah sangat toxic.

Jika kamu paksakan terus, yang ada, kamu akan selalu berada di pihak korban. Dan lambat laun, kamu bisa kehilangan jati diri karena pengaruh toxic dari pasanganmu itu.

6. Teman-teman dan keluargamu tidak menyukainya

Jika sampai teman atau keluarga terdekatmu tidak menyukainya, bisa jadi peringatan lho, kalau mereka melihat kualitas yang tidak baik pada pasangan pilihanmu itu.

Tentu saja sebagai orang yang sayang dan ingin agar kamu mendapatkan yang terbaik, mereka akan berusaha supaya kamu membuka mata, dan sadar bahwa dia bukanlah pasangan yang tepat untukmu.

7. Selalu kamu yang mengalah

Hubungan yang sehat seharusnya ada saat memberi, ada pula saat menerima. Tidak timpang sebelah.

Perbedaan yang terjadi dalam sebuah hubungan idealnya bisa diselesaikan dengan cara kompromi.

Dengan begitu, tak ada yang merasa dirugikan atau selalu jadi korban.

Jika hubungan yang kamu jalani menempatkanmu pada pihak yang harus selalu mengalah, bisa jadi pertanda besar bahwa kamu dan dia tidak ditakdirkan bersama.

Jika memang dia sayang dan cinta seperti yang selalu dikatakannya, dia akan menganggapmu penting dan mau mendengarkan keinginan serta kebutuhanmu, bukannya terus memaksakan kehendaknya.

Mendapatkan pasangan yang bisa menjadi teman dalam mengarungi masa depan bersama menjadi impian tiap orang. Hanya saja, keinginan untuk mendapatkan jodoh janganlah kiranya sampai membuatmu menurunkan standar. Rela diperlakukan dengan tidak seharusnya.

Tak perlu gundah jika teman-teman yang lain sudah memiliki jodohnya. Serahkan semuanya pada Tuhan.

Jangan pernah putus harapan untuk mendapatkan pasangan yang bisa saling melengkapi dan mampu membuatmu bahagia.

(*/ TribunPalu.com)

Artikel ini telah tayang di TribunStyle.com dengan judul KANDAS Kisah Cinta Gisel dan Wijaya Saputra, Apa Alasan Perpisahan? Wijin Beri Pengakuan Ini

Sumber: TribunStyle.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved