Minggu, 19 April 2026

KKB Papua

KKB Papua Tanggung Risiko Akibat Serukan Perang, Kini Harus Hadapi Pasukan Elite TNI AU

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua akan berhadapan dengan pasukan elite TNI AU.

Istimewa
Ilustrasi Paskhas TNI AU 

TRIBUNPALU.COM - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua akan berhadapan dengan pasukan elite TNI AU.

Sebelumnya, KKB Papua telah menyatakan perang melawan TNI-Polri.

Seruan perang itu disampaikan langsung oleh pimpinan KKB Papua di Intan Jaya, Undius Kogoya.

Melalui pesan terbuka, ia mengaku tak takut berhadapan dengan TNI-Polri di medan perang.

“TNI-Polri silahkan datang, kami siap layani,” kata Undius Kogoya.

Baca juga: KKB Papua Jilat Ludah Sendiri, Habis Minta Stop Kontak Tembak, Kini Malah Tantang TNI-Polri

Seruan perang dari Undius Kogoya dilakukan tepat di momen pergantian Tahun Baru 2022.

Ia memerintahkan anggotanya untuk mengibarkan bendera bintang kejora di beberapa titik.

Selain itu, Undius Kogoya melepaskan tembakan peringatan sebagai tanda siap berperang.

Kini Undius Kogoya harus menanggung risiko dari aksi-aksinya meneror warga di wilayah Papua.

Pasalnya, pergerakan mereka akan semakin dibatasi dengan kedatangan pasukan elite TNI AU.

Kini pasukan baret jingga dari Yonko 462 Paskhas TNI AU akan segera diberangkatkan untuk bertugas di Papua.

Melansir dari laman paskhas.mil.id, bertempat di halaman depan Makoyonko 462 Paskhas, Komandan Batalyon Komando 462 Paskhas Letkol Pas Muhammad Junaidi memimpin Apel pelepasan prajurit Yonko 462 Paskhas dalam rangka penugasan Operasi Pengamanan Perbatasan RI-PNG Kewilayahan di Provinsi Papua dan Papua Barat, Senin (03/01/2022).

Baca juga: KKB Papua Ngotot Mau Perang, Satgas Nemangkawi akan Hadapi dengan Cara Khusus

Pada pelaksanaan apel pelepasan pemberangkatan tersebut Danyonko 462 Paskhas dalam amanatnya menyampaikan untuk menjaga nama baik satuan.

“Dalam pelaksanaan penugasan selalu jaga nama baik satuan. Karena tugas itu merupakan suatu kehormatan, tugas itu adalah merupakan harga diri kita dan  harga diri satuan, tugas itu merupakan suatu kebanggaan, jadi saya harapkan kepada prajurit Yonko 462 Paskhas agar dapat melaksanakan tugas tersebut dengan baik” ujar Danyonko 462 Paskhas.

“Di mana pun bertugas, bersama satuan apapun lakukan setiap penugasan sebaik-baiknya. Jadikan kalian itu menjadi satu tim yang utuh solid jangan ada perpecahan sehingga kalian akan sanggup melaksanakan tugas kalian dengan baik,” tambahnya.

Ikut dalam pengantaran tersebut Wadanyonko 462 Paskhas Mayor Pas Dendra Istiana Dharma, Para Perwira, Dansimayon, Ketua pengurus PIA Ardhya Garini 01-4/G.IV Yonko 462 Paskhas Ny Nidia Junaidi beserta Pengurus dan keluarga besar Yonko 462 Paskhas.

Satgas Lanud Paskhas Segera Bertugas

Sebelumnya, hal serupa juga dilakukan Satgas Lanud Yonko 469 Paskhas.

Satgas Lanud Yonko 469 Paskhas akan melaksanakan berbagai rangkaian tahapan sebelum diberangkatkan melaksanakan tugas operasi pengamanan bandara daerah rawan Papua.

Salah satu rangkaian yang harus dilalui yakni pemeriksaan kesiapan operasi (Riksiapops) yang dilakukan secara bertahap dan bertingkat.

Asops Kasau Marsekal Muda TNI M. Khairil Lubis, Dankorpaskhas Marsda Eris Widodo, Danwing III Paskhas Kolonel Pas Deni Ramdani, Asops Korpaskhas Kolonel Pas S. Tambunan, beserta rombongan dari Mabesau dan Korpaskhas melaksanakan pengecekan sekaligus Riksiapops Satgas Pam bandara rahwan Papua di lapangan Yonko 469 Paskhas Pancawara , Kamis (23/12/2021).

Usai menerima paparan dari Danyonko 469 Paskhas Selaku Dansatgas Letkol Pas Ronni Cahyo Setiawan, Asops Kasau langsung menuju lapangan Pancawara untuk mengambil apel gelar perlengkapan.

Yang diikuti oleh seluruh jajaran satgas dan diikuti gelar secara virtual dari yonko 467 paskhas, yonko 462 paskhas, yonko 465 paskhas, dan Pusdiklat paskhas.

Asops Kasau didampingi Dankorpaskhas dan rombongan mengecek semua perlengkapan Satgas mulai perlengkapan perorangan maupun kelompok.

Setelah apel gelar pasukan dilanjutkan kegiatan makan siang bersama prajurit, dan foto bersama.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan aman, selanjutnya Yonko 469 Paskhas siap untuk melaksanakan penugasan di wilayah Papua dan Papua Barat.

Sekadar diketahui, pasukan Paskhas yang dikenal dengan baret jingga ini merupakan pasukan dari TNI dari matra udara, atau TNI AU.

Paskhas TNI AU merupakan pasukan tempur yang bersifat infantri dengan format organisasi tempur yang khas bagi kebutuhan matra udara.

Paskhas TNI AU menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari sistem senjata matra udara.

Paskhas memegang predikat pasukan khusus Angkatan Udara satu-satunya dan berkuliafikasi terlengkap di dunia.

Kondisi di Yahukimo Aman

Pasca-penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di pos Koramil TNI AD di Distrik Suru-Suru, Kabupaten Yahukimo, Papua kembali normal.

Hal ini ditegaskan Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Aqsha Erlangga dalam rilis yang diterima Tribun-Papua.com, Rabu (5/1/2022).

"Informasi yang kami peroleh dari aparat kewilayahan di wilayah Yahukimo bahwa beberapa masyarakat di Suru-Suru yang mengungsi ke sekitar kampung yang berdekatan dengan Suru-Suru telah bertahap kembali ke kampung halamannya," kata Kapendam Aqsha.

Terkait pemberitaan soal adanya warga masyarakat yang meninggal, Kapendam Aqsha mengatakan tidak ada korban jiwa.

"Dari Satuan Kewilayahan di Yahukimo telah berkoordinasi dengan Bupati dan Kapolres untuk mengecek kebenaran berita ini. Hasilnya sampai saat ini tidak ada korban dari warga yang meninggal di Suru-Suru Yahukimo," tegasnya.

Terkait kondisi Distrik Suru-Suru sudah mulai kondusif juga dibenarkan Dandim 1715/Yahukimo Letkol Inf Johanis Victorianus Tetol.

"Saya berharap situasi semakin kondusif, kami terus berkoordinasi dengan Bupati, Kapolres dan unsur Forkopimda serta elemen masyarakat lainnya untuk menciptakan situasi yang aman kondusif," kata Dandim Johanis. (*)

(Surya.co.id/TribunPalu.com/Tribun-Papua.com)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved