Breaking News:

Tips Kesehatan

Ini yang Harus Dilakukan Orangtua saat Dapati Anaknya Demam, Jangan Langsung Panik

Ada penelitian yang menunjukkan bahwa banyak orangtua yang terlalu khawatir atau bereaksi berlebihan ketika anak-anak mereka demam.

tribunnews.com
Ilustrasi demam pada anak - Ada penelitian yang menunjukkan bahwa banyak orangtua yang terlalu khawatir atau bereaksi berlebihan ketika anak-anak mereka demam. 

TRIBUNPALU.COM - Kekhawatiran bisa saja dialami oleh orangtua saat mengetahui anak mereka menderita demam.

Pasalnya, tak ada orangtua yang ingin melihat anaknya tercinta sakit.

Terlebih, demam tak bisa dianggap biasa, karena bisa saja menjadi pertanda adanya penyakit lain.

Dikutip dari verywellhealth.com, bahkan ada penelitian yang menunjukkan bahwa banyak orangtua yang terlalu khawatir atau bereaksi berlebihan ketika anak-anak mereka demam.

Baca juga: Gejala-gejala yang Tandai Anak Anda Cacingan, Ketahui Cara Mengobatinya Berikut Ini

Baca juga: 8 Tips Mengatasi Bayi yang Menangis, Mulai dari Memijat hingga Menggendongnya

Sebagaimana diketahui, demam merupakan kenaikan suhu tubuh di atas tingkat normal.

Namun, American Academy of Pediatrics menggambarkan demam sebagai suatu tanda positif bahwa tubuh sedang melawan infeksi.

Demam dianggap membantu mengganggu pertumbuhan beberapa infeksi dan membantu meningkatkan respons sistem kekebalan tubuh.

Untuk diketahui, meskipun suhu tubuh normal adalah 98,6 derajat F, anak Anda secara teknis mengalami demam hanya ketika termometer berbunyi 100,4 derajat F atau lebih.

Apabila Anak Anda demam, Anda bisa memberikan obat pereda demam yang dijual bebas di apotek.

Namun, jika demam tidak terlihat mengganggu aktivitas sang anak, maka obat tersebut rasanya tidak harus selalu diberikan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved