Breaking News:

Parimo Hari Ini

TBM Sabua Mombasa dan To Laudje Inginkan Jembatan Peninggalan Belanda di Palasa jadi Wisata Sejarah

Taman Baca Masyarakat (TBM) Sabua Mombasa dan To Laudje menginginkan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) menjadikan

Penulis: Alan Sahrir | Editor: Haqir Muhakir
Handover/Afdal
Jembatan peninggalan Belanda itu berada di Kecamatan Palasa, Kabupaten Parimo, Sulawesi Tengah.   

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM, PARIMO - Taman Baca Masyarakat (TBM) Sabua Mombasa dan To Laudje menginginkan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) menjadikan Jembatan Belanda sebagai wisata sejarah.

Jembatan peninggalan Belanda itu berada di Kecamatan Palasa, Kabupaten Parimo, Sulawesi Tengah.

Diketahui, Jembatan Belanda itu sudah berdiri sejak tahun 1936.

Dan telah menjadi situs sejarah dalam naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Parimo.

Kordinator TBM Sabua Mombasa, Miftahul Afdal menerangkan, jembatan tersebut membutuhkan perhatian penting dari Pemda Parimo.

Dengan begitu, jembatan tua itu akan dapat menjadi pemasukan kas daerah.

"Saya berharap jembatan Belanda ini menjadi sumber pendapatan bagi daerah, namun perlu dikelola oleh pemuda yang berada di Kecamatan Palasa dan yang benar-benar berkeinginan untuk berkreasi dan berinovasi," kata Miftahul Afdal, saat menggelar lapak baca di lokasi Jembatan Belanda 1936, Kecamatan Palasa, Minggu (09/01/2022).
Miftahul Afdal menuturkan, jembatan Belanda itu seolah hanya menjadi pajangan saja.

Padahal, jembatan itu dapat menghasilkan pendapatan daerah.

Dengan begitu, maka akan mengurangi angka pengangguran.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved