Breaking News:

Banggai Hari Ini

Video Polisi Jemput Paksa Korban Penembakkan di Banggai Viral

Dalam video itu terdengar suara keluarga korban penembakkan Rezi Darise, 20 tahun, menolak penjemputan paksa.

Penulis: Asnawi Zikri | Editor: mahyuddin
handover
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Asnawi Zikri

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Keributan terjadi antara keluarga korban penembakkan dengan sejumlah anggota Polres Banggai berpakaian preman.

Keributan itu terekam dalam video berdurasi 2 menit 50 detik yang sempat viral di media sosial.

Informasi yang dihimpun TribunPalu.com, video keributan terjadi di Kelurahan Mangkio, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Senin (10/1/2022) sekira pukul 15.30 Wita.

Dalam video itu terdengar suara keluarga korban penembakkan Rezi Darise, 20 tahun, menolak penjemputan paksa.

Sedangkan anggota polisi yang diduga merupakan anggota Jatanras Satreskrim Polres Banggai terlihat memegang sebuah kertas putih berlapis stopmap warna merah.

Baca juga: Gara-gara Serial Layangan Putus, Pria di Palu Bingung Istri Rutin Periksa Handphonenya

Anggota polisi sempat memaksa masuk ke dalam rumah untuk menjemput korban. 

Namun keluarga menolak sembari menghalangi anggota polisi tersebut.

"Ini anak korban penembakkan bukan pelaku," teriak keluarga korban yang merekam kejadian tersebut.

Keluarga korban Ridayanty R Lamunsari menyebutkan adanya penolakan penjemputan paksa.

Anggota polisi sempat datang untuk menjemput paksa korban sekitar pukul 14.00 Wita.

Namun, sejumlah pihak keluarga menolak karena orangtua dan pengacara korban belum berada di rumah.

Baca juga: Kapolres Banggai Pastikan Proses Insiden Penyalahgunaan Senpi Anggotanya

Setelah itu pihak keluarga dan anggota polisi bersepakat untuk bertemu pukul 16.00 Wita.

"Tapi sebelum jam 4 (sore) polisi sudah datang. Mereka mau jemput korban. Tapi kami menolak karena tidak ada orangtua. Korban juga kan ada pengacaranya," tutur Ridayanty.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved