Breaking News:

Ekspor Batubara Kembali Dibuka, Luhut: Kan Kita Perlu Uang

Luhut Binsar Pandjaitan beberkan alasan pemerintah kembali membuka ekspor batu bara.

Humas Kemenko Maritim dan Investasi
Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan memberikan keterangan pers saat Coffee Morning di Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Jakarta, Selasa (25/2/2020). 

TRIBUNPALU.COM - Pelonggaran ekspor mulai dilakukan pada Rabu (12/1/2022) malam.

Hal ini sudah dipastikan oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.

Menteri Kordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan mengungkapkan, dalam rapat kordinasi lintas kementerian telah diputuskan ada 37 kapal yang telah terisi batubara akan siap berangkat untuk ekspor pada malam ini.

"37 kapal yang sudah diisi dan (penuhi) domestic market obligation (DMO) batubara serta siap ekspor kita rilis malam ini," tegas Luhut ditemui di Kantornya, Rabu (12/1).

Kendati demikian, Luhut tak merinci 37 kapal tersebut mengangkut batubara dari perusahaan mana saja. Yang terang, pemerintah juga bakal mulai membuka ekspor batubara secara bertahap. Adapun, perusahaan yang bakal diberikan izin ekspor yakni yang telah memenuhi komitmen DMO-nya.

Luhut menegaskan, langkah ini bukanlah sebagai bentuk inkonsistensi pemerintah."Jadi kalau sekarang ada yang bilang kok dibuka ekspor, ya kan kita perlu uang," jelas Luhut.

Luhut melanjutkan, pelonggaran ekspor ini pun diberikan pasca kepastian pasokan batubara untuk pembangkit listrik telah terpenuhi.

Adapun, saat ini pasokan batubara untuk pembangkit yang dekat dengan lokasi tambang diklaim telah mencapai 15 hari operasional (HOP). Sementara untuk pembangkit yang jauh dari lokasi tambang telah terpenuhi untuk 20 HOP.

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul "Menko Luhut: 37 Kapal Siap Berangkat Ekspor Batubara Malam Ini"

Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved