Breaking News:

Lagi Berduka, Pria Tua Jadi Korban Salah Tangkap Oknum Polisi, Sempat Terdengar Tembakan 2 Kali

Sedang berduka, pria tua di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur ini menjadi korban salah pukul oknum polisi.

Editor: Muh Ruliansyah
Handover
Ilustrasi letusan pistol. Foto kanan : Kapolres Lamongan, AKBP Miko Indrayana saat mendatangi rumah duka korban salah tangkap warga Bojonegoro, Jumat (31/12/2021). 

TRIBUNPALU.COM - Sedang berduka, pria tua di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur ini menjadi korban salah tangkap oknum polisi.

Masih sedih usai kehilangan putrinya, pria tua itu dibuat kaget ketika dirinya tiba-tiba ditangkap anggota Polres Lamongan.

Pria tua bernama Andrianto (63) itu pun sempat mengalami tindakan kekerasan oknum polisi.

Parahnya lagi, ia ditangkap saat membawa pulang jenazah putrinya dari rumah sakit.

Namun sial baginya ketika iring-iringan jenazah dihentikan oleh Polisi.

Ia ditangkap dengan tuduhan kasus tabrak lari.

Baca juga: Heboh Mahfud MD Ungkap Ada Menteri Minta Setoran dari Dirjen, Nilainya Capai Rp 40 Miliar, Siapa?

Satriya Galih Wismawan (32), menantu Andrianto sekaligus suami dari almarhumah Maria Ulfa Dwi Andreani mengungkapkan anggota Polres Lamongan akan menyampaikan permintaan maaf.

Adapun Galih dan korban salah tangkap tersebut saat ini berdomisili di Jalan Pattimura, Kelurahan Ledok Kulon, Kecamatan Bojonegoro.

"Besok pagi ada permintaan maaf dari oknum polisi pelaku salah tangkap dan konferensi pers," kata Galih dikonfirmasi perkembangan kasus salah tangkap yang dialami mertuanya, Rabu (12/1/2022).

Pria asal Mojokerto itu menjelaskan, untuk lokasi permintaan maaf dan konferensi pers melibatkan Polres Lamongan akan dilakukan di Polsek Babat, Kamis (13/1) pagi.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved