Breaking News:

Banggai Hari Ini

Polisi Amankan Suami Korban Bunuh Diri di Banggai, Diduga Ada Tindakan KDRT

Polisi telah melakukan olah kejadian perkara di lokasi penemuan korban, di Komplek Kubur Cina, Kelurahan Kompo, Kecamatan Luwuk Selatan, Kabupaten Ban

Penulis: Asnawi Zikri | Editor: Haqir Muhakir
Handover
Suami korban bunuh diri menjalani pemeriksaan di Markas Polres Banggai, Kamis (13/1/2022). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Asnawi Zikri

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Banggai bertindak cepat menangani laporan masyarakat tentang peristiwa Bunuh Diri seorang ibu muda.

Polisi telah melakukan olah kejadian perkara di lokasi penemuan korban, di Komplek Kubur Cina, Kelurahan Kompo, Kecamatan Luwuk Selatan, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Rabu (12/01/22) pukul 22.00 WITA.

Kasat Reskrim Polres Banggai Iptu Adi Herlambang menyatakan, korban diketahui berinisial  RJ alias M (18).

Korban diketahui sedang hamil 3 bulan, dan diduga tewas karena bunuh diri dengan menegak potas.

Korban pertama kali ditemukan oleh ibunya, Melpin Mandangi (54) sekitar pukul 16.30 Wita, dalam posisi tertelungkup di lantai kamar korban.

Baca juga: Link Streaming & Live Score India Open 2022: Ahsan/Hendra Hadapi Chakraborty/Chaudhary di 16 Besar

Di sekitar tubuh korban ditemukan gumpalan serbuk berwarna putih dan sebagian masih dalam plastik bening. 

Saksi sempat memanggil-manggil nama korban namun tidak direspon. Saksi kemudian memangil ayah korban, H. Agus Salim (56), untuk memindahkan korban ke atas tempat tidur. 

"Kondisi korban saat itu sudah dalam keadaan tidak bernyawa," ungkapnya, Kamis (13/1/2022).

Menurut keterangan ibunya, korban punya masalah keluarga dengan suaminya berinisial RA (18).

Adi mengaku, keluarga korban menolak untuk dilakukan otoupsi dan membuat surat pernyataan.

"Penyebab kematian korban belum bisa dipastikan oleh pihak Tim Forensik RSU Luwuk karna tidak dilakukan otoupsi lengkap akibat dari penolakan yang dilakukan oleh pihak keluarga. Namun korban diduga bunuh diri dengan menegak potas," tutur Adi.

Ia menambahkan suami korban telah diamankan di Mapolres Banggai untuk pemeriksaan intensif karena diduga ada unsur pembiaran dan akibat dari penganiayaan atau kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) sebelum korban bunuh diri. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved