Breaking News:

Palu Hari Ini

Wali Kota Hadianto: Jaga Ilmu yang Diterima dan Tak Boleh Masuk Ranah Politik

Wali Kota Palu Hadianto Rasyid bertemu dengan Himpunan Dai Muda Indonesia Sulawesi Tengah, Kamis (13/1/2022).

Penulis: Alan Sahrir | Editor: Haqir Muhakir
Alan
Wali Kota Palu Hadianto Rasyid bertemu dengan Himpunan Dai Muda Indonesia Sulawesi Tengah, Kamis (13/1/2022). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM,PALU - Wali Kota Palu Hadianto Rasyid mengatakan, para Dai harus terus menjaga ilmu yang telah diterima.

dengan menjaga ucapan, kata maupun sikap di tengah-tengah lingkungan masyarakat.

Hal itu diungkapkan Wali Kota Palu Hadianto Rasyid bertemu dengan Himpunan Dai Muda Indonesia Sulawesi Tengah, Kamis (13/1/2022).

Bertempat di Taipa Beach, Kelurahan Taipa, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu, Kamis (12/1/2022) pagi.

"Kalian memahami lebih dalam daripada mungkin orang yang tidak masuk dalam kelompok ini," ujar Hadianto Rasyid.

Baca juga: Pasca Insiden Pengeroyokan dan Penembakan, 4 Poin Ini Harus Ditaati Cafe 168 Luwuk

Selain itu, Hadianto Rasyid mengatakan, para Dai juga tidak boleh masuk ke ranah politik.

Sebab, hal itu akan menganggu pandangan dan dakwa yang dilakukan para Dai.

"Tetapi kita boleh melihat sisi positif dari setiap aktifitas politik yang berjalan. Agar kemudian para Da'i selalu menjadi syiar yang objektif," beber Hadianto Rasyid.

Hadianto Rasyid menilai para Da'i bukan orang yang melakukan dakwah hanya demi mengharapkan sesuatu.

Tetapi harus mampu menjadi Da'i yang masruroh.

"Da'i itu harus terus berseruh agar dapat menjadikan kita ini orang-orang yang tahu memaknai kedudukannya dan tugasnya dimuka bumi ini," terang Hadianto Rasyid. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved