Breaking News:

KKB Papua

Benny Wenda Ngaku Sebagai Presiden, Sebut Warga Indonesia Ilegal: Kehadiran Mereka Tidak Berguna

Lebih lanjut, Benny Wenda mengumumkan segala hukum Indonesia di Papua Barat sudah tidak berlaku lagi.

Editor: Muh Ruliansyah
Handover
Benny Wenda dan Presiden Jokowi 

TRIBUNPALU.COM - Benny Wenda kembali mengklaim diri sebagai presiden wilayah Papua Barat.

Ketua Gerakan Pembebasan Papua Barat ( ULMWP ) itu bahkan menyebut hukum di Indonesia sudah tidak berlaku lagi.

Ia juga dengan percaya diri mengumumkan kantor pemerintahan baru yang berdiri di beberapa negara, salah satunya di Inggris.

Hal tersebut disampaikan Benny Wenda dalam pernyataan ucapan tahun baru 2022.

Baca juga: KKB Papua Ngotot Angkat Senjata Lawan Operasi Damai Cartenz, Jubir: Itu Hanya Taktik Busuk Jakarta

Baca juga: Berani Ajak Perang, Padahal Kehebatan Pasukan Marinir TNI AL Mampu Buat KKB Lari Kocar-kacir

“Kami memulai tahun 2022 dengan pengumuman kantor Pemerintah Sementara ULMWP baru kami di seluruh dunia,” kata Benny Wenda.

“Markas besar akan berbasis di Papua Barat, dan kantor internasional di Port Vila. Kami membuka cabang pemerintah di Port Moresby, dan kantor koordinasi diplomatik kami akan berbasis di Inggris dan Eropa,” tambahnya.

Lebih lanjut, Benny Wenda mengumumkan segala hukum Indonesia di Papua Barat sudah tidak berlaku lagi.

Ia juga menolak kehadiran Warga Negara Indonesia (WNI).

Baca juga: KKB Papua Marah Besar Disebut Teroris, Klaim Diri Sebagai Korban Pelanggaran HAM: Kami Dinjak-injak

Baca juga: KKB Papua Tak Lagi Diburu Satgas Nemangkawi, Kini Giliran Operasi Damai Cartenz yang Turun Tangan

“Dengan pembentukan konstitusi kami, Pemerintahan Sementara, kabinet dan Visi Negara Hijau, semua hukum Indonesia di Papua Barat telah berakhir,” ucapnya.

“Kehadiran orang Indonesia benar-benar ilegal, dan sama sekali tidak berguna,” tambahnya.

Selain itu, Benny Wenda juga menuntut beberapa hal kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Salah satunya mengadakan refrendum kemerdekaan Papua Barat.

Baca juga: Nasib Eks Prajurit TNI yang Berkhianat Jadi KKB Papua, Jenderal Andika Perkasa Sampai Turun Tangan

Benny Wenda juga menuntut pemerintah Indonesia segera membebaskan tahanan politik dari Papua.

Di akhir pernyataannya, Benny Wenda menyebut pihaknya akan berusaha keras merebut kemerdekaan Papua Barat di tahun 2022.

Ia mengklaim akan melakukan hal tersebut tanpa pertumpahan darah. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved