Breaking News:

Bangkep Hari Ini

Pelaku Bom Ikan di Bangkep Ditangkap Polisi

Polisi menangkap pelaku bom ikan di perairan Desa Bajo, Kecamatan Liang, Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah.

Penulis: Asnawi Zikri | Editor: Haqir Muhakir
Handover
Polisi mengamankan barang bukti bom ikan di Banggai Kepulauan. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Asnawi Zikri

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Polisi menangkap pelaku bom ikan di perairan Desa Bajo, Kecamatan Liang, Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah.

Penangkapan itu setelah terdengar bunyi bom ikan.

Kapolsek Liang Iptu Arifin Utina mengaku, pihaknya bersama personel Satuan Polairud Polres Bangkep tiba di pelabuhan Liang.

Tak lama kemudian, pelaku berinisial SD alias T (38) menyerahkan diri ke polisi.

"Ketika itu kami dan personil Polsek Liang sedang melaksanakan apel pagi, tiba-tiba dari halaman kantor Polsek Liang terdengar bunyi bom ikan di perairan desa Bajo," tutur Arifin, Sabtu (15/1/2022).

Saat itu terlihat banyak perahu nelayan yang mendekati asal bunyi bom ikan tersebut.

Lalu personel Polsek Liang dan Satuan Polairud Polres Bangkep menuju ke Desa Bajo.

Baca juga: HUT ke-1 TribunPalu.com, Seniman Kota Palu Azwar Jho: Akurat, Aktual dan Menepis Berita-berita Hoaks

"Kami gunakan perahu menuju asal bunyi bom ikan, di mana beberapa perahu nelayan sudah berkumpul," kata dia.

Barang bukti yang diamankan berupa 1  buah perahu, 1 mesin ketinting, 1 buah selang kompresor, 1 buah jaring ikan, ikan sebanyak 10 kilogram, dan 1 buah kaki katak atau fins berhasil diamankan.

Penangkapan itu dipimpin KBO Satuan Polairud Polres Bangkep Ipda Rahim Hasan, dan pelalu dibawa ke Mako Polres Bangkep.

Kasat Polairud Polres Bangkep AKP Darfin menerangkan, pelaku SD alias T akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Ia juga menegaskan, pihaknya akan menindak tegas pelaku bom ikan yang berada di wilayah Banggai Kepulauan dan Banggai Laut.

Karena itu, pihaknya menghimbau kepada seluruh masyarakat nelayan menggunakan alat tangkap yang  ramah lingkungan, dan tidak menggunakan alat tangkap yang  merusak terumbu karang untuk kelangsungan hidup di masa yang akan datang. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved