Breaking News:

Sosok Nur Afifah Balgis, Wanita 24 Tahun yang Berperan Simpan Uang Suap Bupati Penajam Paser Utara

Berikut ini profil Nur Afifah Balgis yang merupakan anak buah Abdul Gafur lantaran Abdul Gafur menjabat sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Balikpapan.

Instagram highlight @nafgis
Nur Afifah Balgis yang merupakan anak buah Abdul Gafur lantaran Abdul Gafur menjabat sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Balikpapan. 

TRIBUNPALU.COM - Bupati Penajam Paser Utara, Abdul Gafur Mas'ud terjaring OTT KPK pada Rabu (13/1/2022) malam.

Kini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Abdul Gafur Mas'ud sebagai tersangka kasus korupsi.

Abdul Gafur ditetapkan sebagai tersangka dugaan suap pengadaan barang dan jasa proyek pembangunan jalan di Kabupaten Penajam Paser Utara Tahun 2021-2022.

Selain Bupati Penajam Paser Utara, KPK juga menetapkan 5 tersangka lainnya.

Baca juga: Tanggapan Demokrat soal Bupati Penajam Paser Utara Ditangkap KPK: Siapa Korupsi Akan Berakhir di Bui

Baca juga: Jadi Tempat Konservasi Penyu, Pulau Malamber Diduga Dibeli Bupati Penajam Paser Utara Rp2 Miliar

Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Masud saat keluar dari Gedung Merah Putih KPK, Kuningan Jakarta Selatan dengan menggunakan rompi orange, Jumat (14/1/2022).
Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Masud saat keluar dari Gedung Merah Putih KPK, Kuningan Jakarta Selatan dengan menggunakan rompi orange, Jumat (14/1/2022). (Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra)

Di antaranya ada Bendahara DPC Demokrat Balikpapan, Nur Afifah Balgis.

Diberitakan Tribunnews.com, berdasarkan keterangan Wakil Ketua KPK Alexander Marwata, Nur Afifah Balgis berperan menyimpan uang suap yang diterima Abdul Gafur Mas'ud.

"Tersangka AGM diduga bersama tersangka NAB, menerima dan menyimpan serta mengelola uang-uang yang diterimanya dari para rekanan didalam rekening bank milik tersangka NAB yang berikutnya dipergunakan untuk keperluan tersangka AGM," kata Alex saat konferensi pers di Gedung Merah Putih, KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (13/1/2022). 

Secara rinci berikut ini 6 orang yang ditetapkan sebagai tersangka:

1) Sebagai pemberi suap adalah Achmad Zuhdi alias Yudi yang merupakan pihak Swasta. 

2) Sebagai penerima suap, sebagai berikut :

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved