Banggai Hari Ini

Seorang Pria di Banggai Terbaring Sakit di Panti Pijat, Dinyatakan Meninggal saat Tiba di RSUD

Seorang warga ditemukan terbaring sakit di salah satu panti pijat di Kelurahan Karaton, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

Penulis: Asnawi Zikri | Editor: Haqir Muhakir
Handover
Polisi mengevakuasi korban ke RSUD Luwuk, Kabupaten Banggai, Rabu (26/1/2022). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Asnawi Zikri

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Seorang warga ditemukan terbaring sakit di salah satu panti pijat di Kelurahan Karaton, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

Polisi langsung mengevakuasi mayat pria itu ke Rumah Sakit Umum Daerah Luwuk (RSUD) Luwuk untuk divisum et repertum.

Kasat Sabhara Polres Banggai AKP Jimyarto Anasim mengungkapkan, mayat pria itu diketahui bernisial BS (46) warga Kelurahan Luwuk, Kecamatan Luwuk.

“Saat di TKP anggota langsung mengevakuasi korban bersama warga dan saudara kandung korban menuju RSUD menggunakan mobil patroli,” ungkap AKP Jimyarto, Rabu (26/1/2022).

Setibanya di RSUD Luwuk, korban langsung dilakukan tindakan pertolongan awal di ruang IGD RSUD Luwuk. 

Baca juga: 3 Tersangka Korupsi Proyek Septic Tank di Banggai Resmi Ditahan Kejari

Namun pada Selasa sekira pukul 21.08 Wita korban dinyatakan meninggal dunia. 

“Dan dari hasil pemeriksaan visum luar tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau bekas luka baik benda tajam ataupun benda tumpul di tubuh Korban,” kata dia.

Menurut keterangan seorang saksi, pertama kali melihat korban masuk ke tempat pijat dalam keadaan batuk-batuk.

Korban saat itu meminta air putih.

Saksi pun memberikan minuman air putih dan bantal untuk berbaring. 

"Tidak lama kemudian saksi melihat korban mengeluarkan busa dari mulut,” jelas AKP Jimyarto.

Saksi langsung meminta pertolongan masyarakat sekitar untuk mengantar korban ke RUSD. 

Tidak lama kemudian saudara kandung korban datang ke TKP untuk menolong korban.

“Atas kejadian itu, pihak keluarga mengikhlaskan kematian korban yang diduga karena sakit sesuai dengan surat penolakan tidak dilakukan otopsi terhadap korban,” kata dia. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved