Turunkan Kolesterol dengan 4 Bumbu Dapur Berikut Ini: Manfaatkan Ketumbar, Jahe hingga Angkak
Berikut ini TribunPalu sampaikan kumpulan bumbu dapur yang berguna untuk menurunkan kadar kolesterol.
Turunkan Kolesterol dengan 4 Bumbu Dapur Berikut Ini: Manfaatkan Ketumbar, Jahe hingga Angkak
TRIBUNPALU.COM - Kolesterol yang ada di dalam tubuh manusia memiliki fungsi untuk mencerna makanan.
Tak hanya itusaja, melansir dari laman Kompas, ternyata kolesterol juga bisa memroduksi hormon serta menghasilkan vitamin D yang tinggi.
Namun kolesterol tidak muncul hanya dikarenakan sistem kerja tubuh saja, tetapi juga bisa bersumber dari faktor eksternal.
Misalnya saja dari makanan atau minuman yang dikonsumsi serta gaya hidup yang tidak sehat.
Jika kadar kolesterol melampaui batas wajar, maka beberapa gangguan kesehatan akan datang seperti serangan jantung dan sebagainya.
Untuk mengatasi hal tersebut, Anda bisa mengonsumsi bumbu-bumbu dapur berikut ini.
Meskipun pada umumnya bumbu dapur digunakan sebagai bahan penyedap masakan, Anda tetap bisa mengonsumsinya sebagai obat.
Baca juga: Minimalisir Sakit Kepala Migrain dengan Ketumbar, Ketahui Juga Cara Alami Lain Mengobatinya
1. Ketumbar
Untuk mengatasi kadar kolesterol yang tinggi, Anda bisa mengatasinya dengan ketumbar.
Dikutip dari laman Nakita Grid ID, dengan mengonsumsi biji ketumbar secara teratur bisa menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh.
Biji ketumbar dapat membantu penurunan kolesterol jahat tanpa memengaruhi kadar kolesterol baik, sehingga mencegah penyakit jantung.
Kandungan nutrisi dalam biji ketumbar seperti asam oleat, asam linoleat, asam palmitat, asam askorbat (vitamin C) dan asam stearat sangat efektif mengendalikan kadar kolesterol dalam darah.
Tingkatkan kesehatan jantung dengan mengkonsumsi air biji ketumbar setidaknya 2-3 kali sehari.
Anda cukup menyeduh 3 gram biji ketumbar saja dengan memasukkan 150 ml air.
Kemudian konsumsi setiap hari untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
Zat-zat yang terkandung dalam biji ketumbar juga bisa mengobati radang sendi dan osteoporosis serta rematik pada lansia.
Tak hanya itu, ketumbar juga memiliki manfaat untuk menjaga kadar gula dalam darah.
Hal ini karena biji ketumbar memiliki efek yang merangsang kelenjar endokrin.
Kelenjar ini berfungsi untuk meningkatkan tingkat insulin dalam darah dengan meningkatkan sekresi insulin di pankreas.
Proses ini membantu penyerapan yang tepat dan asimilasi gula, menurunkan tingkat gula darah.
Baca juga: Meski Banyak Manfaat, Ketumbar Terlalu Banyak Ternyata Bisa Beri Masalah Pernafasan dan Nyeri Dada
2. Jahe
Melansir dari laman Kompas Lifestyle, jahe sering digunakan sebagai salah satu obat herbal yang paling kaya manfaat.
Pada kasus ini, jahe memiliki manfaat yang besar bagi kesehatan terutama menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh.
Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa jahe bisa mneurunkan kadar trigliserida dalamd arah.
Tak hanya itu saja, kadar kolesterol jahat yang ada di dalam tubuh juga akan berkurang dan meningkatkan kadar kolesterol baik.
Cara pembuatan ramuan jahe ini cukup sederhana dan mudah dilakukan.
Anda bisa mencampurkan potongan jahe ke dalam segelas air panas atau air yang hangat.
Silakan tunggu jahe hingga tercampur rata dengan air.
Jahe yang Anda seduh akan menjadi wedang jahe.
Agar rasanya lebih nendang, Anda bisa membakar sedikit jahe yang kemudian dihamcurkan atau dipotong.
Masukkan potongan jahe bakar itu ke dalam wedang jahe Anda.
Baca juga: Konsumsi Rempah-rempah Ini Bisa Bermanfaat untuk Kecantikan Kulit: Ada Ketumbar, Jahe hingga Kunyit
3. Minyak Kelapa
Minyak kelapa memiliki berbagai manfaat kesehatan.
Meskipun merupakan lemak jenuh, minyak kelapa dapat membantu membunuh kolesterol jahat yang membuat kesehatan Anda semakin buruk dari hari ke hari.
Melansir dari artikel Life Health, minyak kelapa memiliki asam laurat yang membantu meningkatkan HDL yang merupakan kolesterol baik dan meningkatkan rasio LDL / HDL.
Anda bisa menggunakan minyak kelapa dalam jumlah sedang dalam masakan sehari-hari Anda.
Tapi pastikan Anda menggunakan minyak kelapa murni, bukan pengawet.
4. Angkak
Angkak mengandung suatu zat yang bernama monacolin K.
Susunan kimia yang dimiliki zat ini, dinilai mirip dengan yang dipunyai oleh obat penurun kolesterol, yaitu lovastatin.
Sehingga tanaman ini dinilai dapat dipertimbangkan untuk digunakan sebagai obat herbal kolesterol.
Hanya saja, tidak semua sajian angkak mengandung cukup monacolin K, sehingga efek penurun kolesterol bisa saja tidak terjadi.
Angkak juga dapat mengandung suatu kontaminan atau zat berbahaya bagi tubuh, yang bernama citrinin.
Komponen ini, disebut bisa memicu gagal ginjal.
Sehingga, Anda perlu sangat berhati-hati saat menggunakan angkak untuk menurunkan kolesterol.
(TribunPalu/Hakim/Kompas)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/ilustrasi-bumbu.jpg)