Kuliner Sulteng

Mengintip Suasana Pagi di Desa Toboli dengan Makanan Khas Lalampa

Lalampa menjadi makanan khas dan paling sering dicari para pengendara di lokasi itu.

Penulis: fandy ahmat | Editor: mahyuddin
TRIBUNPALU.COM/FANDY
Pedagang sedang membakar Lalampa di Desa Toboli, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Senin (7/2/2022) 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fandy Ahmat

TRIBUNPALU.COM, PALU - Desa Toboli menjadi tempat wajib dikunjungi di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah

Lokasinya yang berbatasan dengan Kota Palu, membuat Desa Toboli menjadi tempat favorit bagi pengemudi untuk singgah. 

Di Desa Toboli terdapat deretan rumah makan yang menawarkan ragam kuliner. 

Lalampa menjadi makanan khas dan paling sering dicari para pengendara di lokasi itu.

Pantauan TribunPalu.com, Senin (7/2/2022), sejumlah pengemudi roda dua, maupun empat sengaja singgah di Toboli untuk mencicipi Lalampa. 

Baca juga: Usia 30 Tahun Jadi Panglima TNI, TB Simatupang Tersingkir Usai Berani Bantah Soekarno, Nasib?

Beberapa di antara mereka bahkan sengaja membungkus untuk di bawah ke daerah asalnya. 

Tak hanya masyarakat dari luar daerah, masyarakat setempat khususnya pelajar membeli beberapa bungkus Lalampa untuk sarapan pagi. 

Bentuk Lalampa mirip dengan lemper dengan berbahan dasar nasi berisi ikan cakalang suwir. 

Satu bungkus Lalampa dibanderol Rp 2 ribu dan cocok dikonsumsi saat masih hangat. 

Rindangnya pepohonan menambah suasana kesejukan saat mampir di Desa Toboli.(*) 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved