Senin, 13 April 2026

Parimo Hari Ini

Kapolres Ditanya Soal PETI di Parimo, Ini Penjelasan AKBP Yudy

Yudy menyebut saat dihubungi pihaknya masih fokus terhadap pelaksanaan vaksinasi Covid-19 sesuai program pemerintah.

TRIBUNPALU.COM
Bencana longsor di tambang di Desa Buranga, Kecamatan Ampibabo, Parigi Moutong beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fandy Ahmat

TRIBUNPALU.COM, PARIMO -  Kapolres Parigi Moutong (Parimo) AKBP Yudy Arto Wiyono menjelaskan mengenai dirinya disebut memblokir nomor seorang wartawan.

Hal itu terjadi ketika wartawan tersebut hendak menanyakan persoalan aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI) di wilayah hukum Parimo.

Kepada TribunPalu.com, Yudy menepis telah memblokir nomor wartawan ketika hendak dimintai konfirmasi.

"Beliau tadi sampaikan sama saya, 'lho bapak gak kenal saya?' Terus saya bilang saya tidak tahu. 'Ya sudah kalau bapak tidak tahu saya', begitu kata beliau," ungkap Yudy menirukan percakapan dengan si wartawan," Jumat (11/2/2022).

Yudy menyebut saat dihubungi pihaknya masih fokus terhadap pelaksanaan vaksinasi Covid-19 sesuai program pemerintah.

Baca juga: Terima Laporan dari Warga, Wali Kota Palu Akan Pantau Secara Berkala Terkait Parkir Satu Sisi Jalan

Baca juga: Napak Tilas Perjuangan Pejuang Pagimana, 2 Unit Motor Hadiah dari Bupati Banggai

"Saya tidak memblokir nomor beliau. Kami masih fokus dengan vaksinasi yang menjadi program pemerintah. Saya mohon maaf jika mungkin ada miss komunikasi dengan beliau," ujarnya.

Terkait PETI, perwira dua bunga melati emas itu memastikan terus melakukan penindakan bersama stakeholder terkait.

Yudy menuturkan, penertiban PETI tak hanya dilakukan Polri tetapi juga pemerintah daerah, Kementerian ESDM, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) serta masyarakat.

"Perlu dibentuk tim terpadu untuk pemberantasan aktivitas PETI. Tentu dengan sinergi dengan unsur-unsur lainnya," ucapnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved