OPINI

Pernyataan Kadiv Propam Mabes Polri Perjelas Pelaku Penembakan Erfaldy

Penyampaian Irjen Pol Ferdy Sambo tersebut memperkuat dugaan Komnas HAM Perwakilan Sulteng

Editor: mahyuddin
handover
Ketua Komnas HAM Perwakilan Sulteng Dedi Askary 

Dedi Askary

Ketua Komnas HAM Perwakilan Sulteng 

Kepala Devisi Propam Mabes Polri Irjen Pol Ferdy Sambo menyatakan pelaku penembakan Erfaldi atau Aldi (21) tahun, warga Desa Tada, korban meninggal dunia dalam demonstrasi tolak tambang di Desa Katulistiwa, Kecamatan Tinombo Selatan, Sabtu, 12 Februari 2022, adalah anggota polisi yang berpakaian sipil.

Pernyataannya itu diunggah di akun @divpropampolri, Kamis, 17 Februari 2022.

Penyampaian Irjen Pol Ferdy Sambo tersebut memperkuat dugaan Komnas HAM Perwakilan Sulteng sebagaimana hasil penyelidikan awal Minggu, 13 February 2022, yang telah dirilis beberapa hari lalu.

Keyakinan Komnas HAM Perwakilan Sulteng terhadap pelaku penembakan, setelah melakukan interview mendalam dalam proses penyelidikan yang dilakukan di lapangan.

Termasuk setelah melihat dan mencermati posisi dan kondisi luka, serta proyektil dari tubuh korban.

Keyakinan Komnas HAM Perwakilan Sulteng, semakin menguat bahwa pelaku penembakan terhadap Erfaldy, pada titik atau posisi almarhum jatuh setelah terkena tembakan, tidak jauh dari lokasi atau titik demonstrasi tolak tambang berlangsung.

Pelakunya diduga kuat anggota polisi setelah Propam Polda Sulteng dan Propam Polres Parigi Moutong memeriksa 17 personel anggota Polres Parigi Moutong serta mengambil sampel 20 pucuk senjata api dan 60 butir peluru.

Apa yang disampaikan Kadiv Propam Mabes Polri sebagaimana yang diunggah di akun @divpropampolri, Kamis, 17 Februari 2022, membuat kasus penembakan Erfaldy (21) tahun, warga Desa Tada, semakin terang benderang.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved