Persib Bandung
Taktik Kejutan Bikin Persib Menuju Jalur Juara, Bechkam Permalukan Pemain Asing Maung Bandung
Taktik kejutan yang ditampilkan Persib Bandung sukses membuat Persipura Jayapura bertekuk lutut.
TRIBUNPALU.COM - Taktik kejutan yang ditampilkan Persib Bandung sukses membuat Persipura Jayapura bertekuk lutut.
Kedua tim bertarung dalam laga pekan ke-26 Liga 1 2021/2022, Jumat (18/2/2022).
Dalam laga yang dihelat di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar itu, Persib sukses membawa pulang 3 poin penuh berkat kemenangan 3-0 atas tim Mutiara Hitam.
Jika digambarkan, permainan Persib di laga semalam serupa dengan taktik Blitzkrieg yang dipergunakan Jerman saat perang dunia kedua antara tahun 1939 sampai 1945.
Secara singkat Blitzkrieg merupakan sebuah metode perang yang mengandalkan serangan kilat, tidak berbelit-belit, dan membuat kacau pertahanan lawan dengan kecepatan dan kejutan.
Baca juga: Formasi Ini Dinilai Bisa Bikin Persib Kebanjiran Gol, Bruno Cunha Tak Perlu Ngobrak-ngabrik
Di pertandingan semalam, kecepatan Febri Hariyadi dan Frets Butuan di sisi sayap, lalu kelincahan Beckham Putra Nugraha, serta kekuatan David da Silva saat melakukan serangan balik membuat lini pertahanan Persipura pontang-panting.
Hingga akhirnya, Persipura yang memiliki 63 persen penguasaan bola harus kalah lewat tiga gol Persib yang diciptakan Marc Klok (8') dan brace Beckham Putra Nugraha (46', 66').
Pemain bertahan Persib Bandung, Achmad Jufriyanto, mengungkapkan taktik serangan balik yang diterapkan merupakan cara timnya meredam permainan Persipura.
Menurutnya, Persipura merupakan tim yang sangat bagus dalam penguasaan bola.
"Kami sudah antisipasi itu dan itu jadi salah satu yang bisa kami lakukan, alhamdulillah itu berhasil," ujar Achmad Jufriyanto dalam sesi jumpa pers virtual setelah pertandingan, Jumat (18/2).
Pemain yang akrab disapa Jupe ini menyebut motivasi untuk bisa meraih tiga poin sangat besar.
Apalagi Persib sempat ditahan imbang oleh PSIS Semarang yang membuat posisi di klasemen melorot ke posisi keempat.
"Tidak masalah apapun yang terjadi di pertandingan, yang terpenting kita bisa keluar sebagai pemenang. Tiga poin masih bisa mengantarkan kita berada di papan atas dan kita masih yakin akan perburuan gelar juara," katanya.
Pelatih Persib, Robert Alberts, mengatakan kemenangan dari Persipura layak didapatkan oleh timnya. Menurutnya, para pemain menunjukkan mentalitas yang tepat di pertandingan kali ini.
"Kita juga jangan lupa bahwa Persipura memperagakan gaya permainan sepak bola yang indah. Mereka sangat bagus di area yang sempit, mereka bisa mengontrol bola, memiliki teknik yang bagus dan mempunyai potensi yang besar pula," ujar Robert di kesempatan yang sama.
Meski menang, Robert menilai penampilan anak asuhnya tidak terlalu maksimal di babak pertama. Dia melihat Ardi Idrus dan kawan-kawan terlalu banyak melakukan kesalahan operan sehingga sulit mengembangkan permainan.
"Di babak kedua kami bisa membuat skor menjadi 2-0 pada menit pertama dan itu memacu lawan bermain lebih menekan. Baru setelah skor menjadi 3-0 kami bisa benar-benar menguasai pertandingan," katanya.
Setelah unggul tiga gol, Robert memang memberikan instruksi kepada pasukannya untuk lebih santai.
Dia meminta kepada pemain agar tak terlalu terburu-buru dalam menyerang, mengingat jadwal pada yang akan dihadapi Persib.
"Karena bisa dilihat ada beberapa pemain yang belum sepenuhnya pulih mengingat jeda antarlaga hanya dua hari dan kami mencoba melakukan rotasi di beberapa posisi sehingga diharapkan mereka bisa kembali bugar di laga berikutnya," ucapnya.
Di samping itu, Robert menerapkan formasi 4-3-3 dengan memasang David sebagai striker tunggal dan membangkucadangkan Bruno Cantanhede.
Robert beralasan, keputusan untuk mengisitirahatkan Bruno karena yang bersangkutan mengalami cedera di bagian kakinya saat laga kontra PSIS Semarang.
"Kami juga memiliki lima pemain yang terancam mendapat hukuman akumulasi jika di laga ini menerima satu kartu kuning. Maka dari itu kami tidak menurunkan beberapa pemain," ujarnya.
Mantan arsitek tim Arema FC itu menambahkan, para pemain Persib terlalu banyak menerima kartu kuning di musim ini.
Oleh karena itu, dia memutuskan untuk menyimpan beberapa pemain agar tak absen saat menghadapi pertandingan-pertandingan krusial.
"Kami tidak mau kehilangan banyak pemain di laga penting, karena di musim ini yang menjadi masalah adalah kerap ada pemain yang terpaksa absen di laga penting. Kami tidak ingin mengambil risiko itu lagi," katanya.
Hilang Konsentrasi
Pelatih Persipura, Angel Alfredo Vera, mengatakan Persib sukses memanfaatkan kelengahan yang terjadi pada awal-awal pertandingan.
Itu membuat mereka kehilangan konsentrasi yang berimbas kepada ketenangan bermain.
"Yang saya lihat mereka memanfaatkan momen yang di mana mereka bisa cetak gol di babak pertama dengan free kick yang terlalu cepat. Babak kedua baru masuk kena gol juga. Walaupun cetak banyak peluang di babak kedua, bola tidak mau masuk," ujar Angel Alfredo Vera dalam sesi jumpa pers virtual setelah pertandingan, kemarin.
Selain itu, menurut Angel Alfredo Vera, para pemain mengalami frustasi karena banyaknya peluang yang gagal menjadi gol.
Dalam pertandingan itu, para pemain Persipura bahkan melakukan sembilan kali tembakan ke arah gawang Persib yang dikawal Teja Paku Alam.
"Persib tadi main agresif juga. Kami tidak beruntung juga karena banyak peluang. Itu buat pemain frustasi. Kalau mungkin bola masuk di babak pertama pertandingan bisa berubah," ucapnya.
Kekalahan dari Persib membuat Persipura semakin terancam terdegradasi.
Saat ini, Persipura masih duduk di peringkat ke-16 dengan 22 poin.
Dia masih yakin Persipura masih bisa lolos dari degradasi. Syaratnya, kata Angel Alfredo Vera, bermain maksimal dalam setiap pertandingan untuk meraih poin penuh.
"Kami harus tetap percaya, masih sisa sembilan pertandingan apapun masih bisa terjadi. Tadi kami motivasi tinggi di pertandingan tinggi. Kami masuk lapangan untuk kerja keras dapat tiga poin. Saya berharap semua pemain bisa cepat lupa kekalahan ini dan pikirkan pertandingan selanjutnya dan ambil tiga poin," katanya. (*)
(Sumber: TribunJabar.id)