Kamis, 9 April 2026

Mantan Napi Teroris Bantah Munarman Terlibat ISIS, Ngaku Dulu Bersebrangan dengan FPI

Mantan napi teroris bernama Rizal Afif membantah keterlibatan eks Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman dengan jaringan ISIS.

handover
Mantan juru bicara FPI, Munarman 

TRIBUNPALU.COM - Mantan napi teroris bernama Rizal Afif membantah keterlibatan eks Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman dengan jaringan ISIS.

Afif yang merupakan pelaku bom di Plaza Sarinah mengaku, tak pernah bertemu Munarman saat masih menjadi anggota ISIS.

Bahkan ketika masih bergabung dengan ISIS, Afif mengaku bersebrangan dengan Munarman dan organisasi FPI.

“(Bertemu Munarman) Nggak pernah,” kata Afif ketika menjadi narasumber di kanal YouTube Refly Harun, Rabu (23/2/2022).

Baca juga: Ingat Pria Palestina yang Kabur Pakai Mobil Pelat Merah? Kini Bernasib Apes Usai 51 Hari Menghilang

Baca juga: Usai Musnahkan Ladang Ganja di Gunung, Enam Polisi Kaget Dapati Kendaraan Sudah Hangus Terbakar

“Justru di saat saya di ISIS itu, saya bersebrangan dengan FPI dan Munarman,” tambahnya.

Afif menjelaskan, Munarman sama sekali tak terlibat dengan jaringan ISIS.

Ia yakin karena tak pernah melihat Munarman dalam perkumpulan ISIS, termasuk ketika berada di Poso.

“Kalau memang Munarman sebagai kelompok ISIS, mungkin ketemu sama saya di Poso,” katanya.

Baca juga: Bocah Genggam Al Quran Nekat Masuk ke Rumah Terbakar, Tetap Tenang Demi Selamatkan Ibu

Baca juga: Pasang Baliho Dimana-Mana, Ternyata Elektabilitas Puan Maharani di Bawah 1 Persen, Kok Bisa?

Selain itu, Afif juga membantah jika Munarman disebutkan terlibat dalam kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT).

Ia mengaku kenal dengan hampir semua orang yang terlibat dalam jaringan MIT.

Namun di antara orang-orang tersebut, Afif yakin tak ada sosok Munarman.

“Saya nggak pernah ketemu (Munarman) dalam kelompok tersebut (MIT),” tegas Afif.

Baca juga: Hal-hal yang Harus Dihindari saat Anda Sedang Diliputi Emosi Negatif, Jangan Sakiti Diri Sendiri

Baca juga: Diduga Lecehkan Jenderal Dudung dan TNI AD, Dua Akun Medsos Dilaporkan ke Polisi

Seperti diketahui, Munarman ditangkap Densus 88 Antiteror Polri pada tahun 2021 lalu karena kasus dugaan tindak pidana terorisme.

Salah satunya, Munarman diduga terlibat dalam agenda baiat ISIS di Makassar.

Kini Munarman sedang menjalani persidangan terkait kasus tersebut. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved