Bacaan dan Tafsir Surah At Takwir Ayat 11 hingga 15, Lengkap dengan Tulisan Arab, Latin dan Artinya
Berikut ini TribunPalu sampaikan bacaan dan tafsir Surah At takwir ayat 11 hingga 15 lengkap dengan artinya.
Bacaan dan Tafsir Surah At Takwir Ayat 11 hingga 15, Lengkap dengan Tulisan Arab, Latin dan Artinya
TRIBUNPALU.COM - At Takwir merupakan salah satu surah yang berada di dalam kitab suci Al Quran.
Surah At Takwir adalah surah ke-81 yang berada di juz 30.
Surah ini turun di kota Makkah sehingga termasuk dalam Surah Makiyah.
At Takwir memiliki arti "menggulung" yang diambil dari ayat pertamanya.
Melansir dari tayangan YouTube Firanda Andirja, Ustaz Firanda mengatakan jika terdapat sebuah hadis yang berkaitan dengan surah ini.
نْ سَرَّهُ أَنْ يَنْظُرَ إِلَى يَوْمِ القِيَامَةِ كَأَنَّهُ رَأْيُ عَيْنٍ. فَلْيَقْرَأْ: إِذَا الشَّمْسُ كُوِّرَتْ، وَإِذَا السَّمَاءُ انْفَطَرَتْ، وَإِذَا السَّمَاءُ انْشَقَّتْ
Artinya: “Barangsiapa yang ingin merasakan hari kiamat seperti menyaksikannya dengan mata kepala sendiri, hendaklah ia membaca “idzas syamsu kuwirat, idzas samaaunfatarat, dan idzas samaaunsyaqat”. (HR At-Tirmidzi no. 3333)
Secara garis besar surah At Takwir menceritakan tentang dahsyatnya hari kiamat.
Ustaz Firanda mengatakan di dalam Surah At Takwir terdapat sekitar 12 macam sumpah dari Allah SWT.
Sumpah ini menekankan tentang setiap manusia akan tahu tentang apa yang dikerjakannya selama hidup.
Sumpah tersebut diawali dengan ayat pertama Surah At Takwir yang berbunyi "apabila matahari digulung".
Untuk mengetahuinya lebih jelas, Anda dapat menyimak artikel di bawah ini yang TribunPalu lansir dari laman Quran Kemenag RI.
Baca juga: Bacaan dan Tafsir Surah At Takwir Ayat 6 hingga 10, Lengkap dengan Tulisan Arab, Latin dan Artinya
Bacaan Surah At Takwir Ayat 11 hingga 15
11. Dan apabila langit dilenyapkan,
وَاِذَا الْجَحِيْمُ سُعِّرَتْۖ - ١٢
Wa iżal-jaḥīmu su''irat
12. Dan apabila neraka Jahim dinyalakan,
وَاِذَا الْجَنَّةُ اُزْلِفَتْۖ - ١٣
Wa iżal-jannatu uzlifat
13. Dan apabila surga didekatkan,
عَلِمَتْ نَفْسٌ مَّآ اَحْضَرَتْۗ - ١٤
'Alimat nafsum mā aḥḍarat
14. Setiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakannya.
فَلَآ اُقْسِمُ بِالْخُنَّسِۙ - ١٥
fa lā uqsimu bil-khunnas
15. Aku bersumpah demi bintang-bintang,

Baca juga: Bacaan dan Tafsir Surah At Takwir Ayat 1 hingga 5, Lengkap dengan Tulisan Arab, Latin & Artinya
Tafsir Surah At Takwir Ayat 11 hingga 15
Ayat 11
Dan apabila langit dilenyapkan. Langit yang semula menjadi atap bagi penduduk bumi akan dikelupas layaknya kulit binatang dikelupas dari tubuhnya.
Dan apabila langit dilenyapkan karena kehancuran planet-planet yang ada di dalamnya. Langit yang begitu luas dapat dilipat seperti melipat kertas. Firman Allah: (Ingatlah) pada hari langit Kami gulung seperti menggulung lembaran-lembaran kertas. (al-Anbiya'/21: 104)
Ayat 12
Dan apabila neraka Jahim dinyalakan dengan suhu panas yang tidak terbayangkan. Neraka itu disediakan bagi mereka yang ingkar kepada Allah.
Dan apabila neraka Jahim yang disediakan untuk menyiksa orang-orang kafir dan durhaka telah dinyalakan sehebat-hebatnya sehingga orang yang memasukinya merasa kesakitan yang paling dahsyat. Itulah azab yang diancamkan Allah kepada orang-orang yang mengingkari-Nya. Firman Allah: Sungguh, Kami telah menyediakan bagi orang-orang kafir rantai, belenggu dan neraka yang menyala-nyala. (al-Insan/76: 4)
Ayat 13
Dan apabila surga dengan segala kenikmatannya didekatkan kepada mereka yang beriman dan beramal saleh.
Dan apabila surga didekatkan kepada orang-orang yang akan memasukinya yaitu orang-orang mukmin yang bertakwa. Ini adalah balasan atas jerih payah dan usaha mereka berjihad menegakkan agama Allah dan menjalankan perintah agama. Allah berfirman: Dan surga didekatkan kepada orang-orang yang bertakwa. (asy-Syu'ara'/26: 90)
Ayat 14
Pada saat itulah setiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakannya di dunia, apakah perbuatan baik atau buruk.
Jika semua peristiwa-peristiwa yang disebutkan sebelum ayat ini telah terjadi, tiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakannya. Sebagian besar dari manusia ketika hidup di dunia tertipu oleh godaan setan. Mereka akan menjumpai amal perbuatan mereka pada hari Kiamat tidak diterima oleh Allah bahkan dijauhkan dari rahmat-Nya dan berada di bawah murka-Nya. Orang-orang yang amal perbuatannya diselubungi dengan ria, tidak mendapat faedah dari amalnya itu kecuali sekadar kepayahan dan kesulitan. Setiap orang wajib memandang kepada amal perbuatannya dengan kaca mata agama dan menimbangnya dengan timbangan yang benar, sebab Allah tidak menerima amal perbuatan melainkan yang muncul dari hati yang penuh dengan keimanan dan keikhlasan.
Ayat 15
Usai menjelaskan ihwal hari kiamat dan kesudahan manusia, Allah beralih menjelaskan kedudukan Al-Qur’an sebagai kalamullah yang didustakan oleh kafir Quraisy. Aku bersumpah demi bintang-bintang yang cahayanya redup di siang hari dan terang di malam hari.
Dalam ayat-ayat ini, Allah bersumpah demi bintang-bintang yang beredar dan terbenam. Bintang-bintang itu semuanya tidak tampak oleh penglihatan pada siang hari, namun akan kelihatan bersinar pada malam hari. Allah bersumpah dengan bintang-bintang itu karena dalam keadaannya yang silih berganti, tidak tampak ketika siang dan bersinar pada malam hari, merupakan tanda atas kekuasaan Allah yang mengatur perjalanannya.
(TribunPalu/Hakim)