Bacaan dan Tafsir Surah At Takwir Ayat 25 hingga 39, Lengkap dengan Tulisan Arab, Latin dan Artinya
Berikut ini TribunPalu sampaikan bacaan dan tafsir Surah At Takwir lengkap dengan artinya.
Bacaan dan Tafsir Surah At Takwir Ayat 25 hingga 39, Lengkap dengan Tulisan Arab, Latin dan Artinya
TRIBUNPALU.COM - At Takwir merupakan salah satu surah yang berada di dalam kitab suci Al Quran.
Surah At Takwir adalah surah ke-81 yang berada di juz 30.
Surah ini turun di kota Makkah sehingga termasuk dalam Surah Makiyah.
At Takwir memiliki arti "menggulung" yang diambil dari ayat pertamanya.
Melansir dari tayangan YouTube Firanda Andirja, Ustaz Firanda mengatakan jika terdapat sebuah hadis yang berkaitan dengan surah ini.
نْ سَرَّهُ أَنْ يَنْظُرَ إِلَى يَوْمِ القِيَامَةِ كَأَنَّهُ رَأْيُ عَيْنٍ. فَلْيَقْرَأْ: إِذَا الشَّمْسُ كُوِّرَتْ، وَإِذَا السَّمَاءُ انْفَطَرَتْ، وَإِذَا السَّمَاءُ انْشَقَّتْ
Artinya: “Barangsiapa yang ingin merasakan hari kiamat seperti menyaksikannya dengan mata kepala sendiri, hendaklah ia membaca “idzas syamsu kuwirat, idzas samaaunfatarat, dan idzas samaaunsyaqat”. (HR At-Tirmidzi no. 3333)
Secara garis besar surah At Takwir menceritakan tentang dahsyatnya hari kiamat.
Ustaz Firanda mengatakan di dalam Surah At Takwir terdapat sekitar 12 macam sumpah dari Allah SWT.
Sumpah ini menekankan tentang setiap manusia akan tahu tentang apa yang dikerjakannya selama hidup.
Sumpah tersebut diawali dengan ayat pertama Surah At Takwir yang berbunyi "apabila matahari digulung".
Untuk mengetahuinya lebih jelas, Anda dapat menyimak artikel di bawah ini yang TribunPalu lansir dari laman Quran Kemenag RI.
Baca juga: Bacaan dan Tafsir Surah At Takwir Ayat 21 hingga 25, Lengkap dengan Tulisan Arab, Latin dan Artinya
Bacaan Surah At Takwir Ayat 25 hingga 29
وَمَا هُوَ بِقَوْلِ شَيْطٰنٍ رَّجِيْمٍۚ - ٢٥
Wa mā huwa biqauli syaiṭānir rajīm
25. Dan (Al-Qur'an) itu bukanlah perkataan setan yang terkutuk,
فَاَيْنَ تَذْهَبُوْنَۗ - ٢٦
Fa aina taż-habụn
26. Maka ke manakah kamu akan pergi?
اِنْ هُوَ اِلَّا ذِكْرٌ لِّلْعٰلَمِيْنَۙ - ٢٧
In huwa illā żikrul lil-'ālamīn
27. (Al-Qur'an) itu tidak lain adalah peringatan bagi seluruh alam,
لِمَنْ شَاۤءَ مِنْكُمْ اَنْ يَّسْتَقِيْمَۗ - ٢٨
Liman syā`a mingkum ay yastaqīm
28. (Yaitu) bagi siapa di antara kamu yang menghendaki menempuh jalan yang lurus.
وَمَا تَشَاۤءُوْنَ اِلَّآ اَنْ يَّشَاۤءَ اللّٰهُ رَبُّ الْعٰلَمِيْنَ ࣖ - ٢٩
Wa mā tasyā`ụna illā ay yasyā`allāhu rabbul-'ālamīn
29. Dan kamu tidak dapat menghendaki (menempuh jalan itu) kecuali apabila dikehendaki Allah, Tuhan seluruh alam.
Baca juga: Bacaan dan Tafsir Surah At Takwir Ayat 16 hingga 20, Lengkap dengan Tulisan Arab, Latin dan Artinya
Tafsir Surah At Takwir Ayat 25 hingga 29
Ayat 25
Dan Al-Qur’an itu bukanlah perkataan setan yang terkutuk. Ada perbedaan nyata antara Al-Qur’an dan perkataan setan. Al-Qur’an mengajarkan nilai-nilai kebenaran dan keadilan, sedangkan setan mengajak kepada kebatilan, kemaksiatan, dan kemungkaran.
Dalam ayat ini, Allah menerangkan bahwa Al-Qur'an bukanlah perkataan setan yang terkutuk, dan bukanlah perkataan yang diletakkan oleh setan di atas lidah Muhammad ketika mengganggu akalnya seperti yang dituduhkan oleh orang Quraisy. Muhammad sudah terkenal sejak kecilnya dengan pikiran yang sehat dan tidak pernah berbuat khianat. Oleh karena itu, apa yang diterangkan oleh Muhammad tentang berita akhirat, surga, dan neraka bukanlah perkataan setan.
Ayat 26
Maka, ke manakah kamu akan pergi? Jalan mana yang akan kamu pilih untuk menemukan kebenaran? Tidak ada yang lebih terang daripada jalan yang dijelaskan oleh Al-Qur’an.
Kemudian Allah menerangkan bahwa orang-orang Quraisy itu telah sesat, jauh dari jalan kebenaran, dan tidak mengetahui jalan kebijaksanaan, sehingga Allah bertanya kepada mereka, "Maka ke manakah kamu akan pergi?" Maksudnya ialah sesudah diterangkan bahwa Al-Qur'an itu benar-benar datang dari Allah dan di dalamnya terdapat pelajaran dan petunjuk yang membimbing manusia ke jalan yang lurus, ditanyakan kepada orang-orang kafir itu, "Jalan manakah yang akan kamu tempuh lagi?"

Baca juga: Bacaan dan Tafsir Surah At Takwir Ayat 11 hingga 15, Lengkap dengan Tulisan Arab, Latin dan Artinya
Ayat 27
Al-Qur’an itu tidak lain adalah peringatan bagi seluruh alam. Al-Qur’an menjelaskan segala sesuatu untuk kebaikan manusia, baik urusan dunia maupun akhirat; mereka yang berbuat baik akan mendapat pahala dan surga, dan yang berbuat jahat akan mendapat dosa dan neraka.
Kemudian Allah menyatakan bahwa Al-Qur'an itu tiada lain hanya peringatan bagi semesta alam, bagi mereka yang mempunyai hati cenderung kepada kebaikan. Namun demikian, tidak semua manusia dapat mengambil manfaat dari Al-Qur'an ini. Yang mengambil manfaat ialah siapa yang mau menempuh jalan yang lurus. Adapun orang yang menyimpang dari jalan itu, maka ia tidak dapat mengambil manfaat dari peringatan Al-Qur'an.
Ayat 28
Peringatan Al-Qur’an itu ditujukan bagi siapa di antara kamu yang menghendaki menempuh jalan yang lurus, yaitu agama Islam, dan beristikamah dalam mengamalkan ajarannya.
Kemudian Allah menyatakan bahwa Al-Qur'an itu tiada lain hanya peringatan bagi semesta alam, bagi mereka yang mempunyai hati cenderung kepada kebaikan. Namun demikian, tidak semua manusia dapat mengambil manfaat dari Al-Qur'an ini. Yang mengambil manfaat ialah siapa yang mau menempuh jalan yang lurus. Adapun orang yang menyimpang dari jalan itu, maka ia tidak dapat mengambil manfaat dari peringatan Al-Qur'an.
Ayat 29
Hanya saja, keinginan seseorang untuk berbuat sesuatu tidak akan terlaksana kecuali jika Allah menghendaki. Dan kamu tidak dapat menghendaki menempuh jalan itu kecuali apabila dikehendaki Allah, Tuhan seluruh alam.
Dalam ayat ini, Allah mengatakan bahwa manusia tidak mempunyai kehendak sendiri untuk berbuat sesuatu yang dikehendakinya bilamana tidak sesuai dengan kehendak Allah.
(TribunPalu/Hakim)