Persib Bandung

Persib dalam Bahaya Jika Marc Klok dapat Kartu Kuning Lagi, Terancam Gagal Juara saat Hadapi Arema

Persib Bandung dalam bahaya besar jika Marc Klok kembali mendapatkan kartu kuning.

Editor: Muh Ruliansyah
Handover
Marc Klok 

TRIBUNPALU.COM - Persib Bandung dalam bahaya besar jika Marc Klok kembali mendapatkan kartu kuning.

Seperti diketahui, Marc Klok adalah pemain Persib yang paling akrab dengan kartu kuning.

Bahkan, pemain berdarah Belanda itu tercatat sebagai pengoleksi kartu kuning terbanyak di Liga 1 musim ini.

Kartu kuning yang dia dapat tercatat sebanyak 10 kartu kuning dari total 62 kartu kuning yang dikumpulkan Maung Bandung hingga pekan ke-29.

Kartu kuning ke sepuluh diterimanya saat Persib Bandung menghadapi sang rival abadi, Persija Jakarta pada Selasa (1/3/2022).

Dengan capaian sepuluh kartu kuning, Marc Klok pun sempat absen sebanyak empat kali pertandingan akibat sanksi akumulasi kartu kuning yang diterimanya.

Pertama, Ia absen saat Persib Bandung menghadapi Bhayangkara FC (16/10/2021), setelah mendapatkan kartu kuning ketiganya saat Persib berhadapan dengan PSM Makassar (2/10/2021).

Kedua, Mark Klok kembali harus absen saat Persib Bandung mengahadapi Persipura Jayapura (30/10/2021), setelah ia memperoleh kartu kuning kelimanya saat pertandingan melawan PSIS Semarang (26/10/2021).

Ketiga, Ia pun harus absen saat Maung Bandung kontra Bali United FC (13/1/2022). Setelah, Ia mendapat kartu kuning ketujuh, dalam pertandingan menghadapi Persita Tangerang (7/1/2022).

Keempat, Ia absen saat harus menghadapi Persela Lamongan (25/2/2022), Marc Klok kembali mendapatkan hadiah kartu kuning dari wasit, saat pertandingan menghadapi PSM Makassar (22/2/2022).

Jika dalam pertandingan menghadapi Persiraja Banda Aceh, Ia kembali dapat kartu kuning ke sebelasnya, maka Ia berpeluang untuk kembali absen kelima kalinya karena sanksi akumulasi kartu kuning saat Persib Bandung menghadapi Arema FC (9/3/2022).

Catatan rekor tersebut, berpeluang dirinya untuk melebihi capaiannya di beberapa tim yang sempat ia bela sebelumnya, seperti PSM Makassar dan Persija Jakarta. Terlebih kompetisi hanya menyisakan enam pertandingan lagi bagi Maung Bandung.

Di PSM Makassar, Marc Klok yang bermain selama tiga musim, yaitu 2017-2019, hanya mencatatkan maksimal delapan kartu kuning hingga akhir kompetisi tahun 2017 dan 2019. Sedangkan di musim 2018, ia tercatat mengkoleksi 12 kartu kuning.

Sementara di Persija, Ia hanya bermain dua kali dan mendapatkan satu kartu kuning.

Di balik 'keakraban' Marc Klok dengan sanksi kartu kuning, namun perannya sebagai jenderal lapangan tengah Maung Bandung tidak tergantikan.

Dilansir dari laman Soccerway, pemain kelahiran Belanda, 20 April 1993 tersebut, telah mencatatkan prestasi tiga gol dan dua umpan menjadi gol dari 2010 menit atau 23 pertandingan yang dilaluinya bersama Maung Bandung.

Ia pun termasuk dalam jajaran lima besar top passes atau pengoper jitu paling banyak di BRI Liga 1, dengan 945 kali operan.

Serta menjadi pemain paling sering melakukan tackles dengan 41 kali hingga pekan ke-29 BRI Liga 1 musim ini. (*)

(Sumber: TribunJabar.id)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved