Atta Halilintar dan Rizky Febian Siap Kembalikan Barang & Uang Doni Salmanan, Rizky Billar Panik?
Rizky Febian dan Atta Halilintar mengaku siap mengembalikan barang dan uang yang telah diberikan Doni Salmanan.
TRIBUNPALU.COM - Influencer Doni Salmanan kini telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan penipuan dan investasi bodong trading melalui binary option Quotex.
Doni Salmanan sempat dijuluki sebagai crazy rich Bandung karena sering membagikan uang dengan nominal ratusan ribu hingga miliaran rupiah, kini orang-orang yang pernah menerima uang darinya dipertanyakan.
Ini karena sejak Doni Salmanan ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penipuan berkedok binary option aplikasi Quotex, polisi perlu melakukan pelacakan aset dan aliran dana baik berupa uang maupun barang dari Doni.
Seperti dinyatakan oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan.
"Akan dilakukan juga tracking terhadap aset milik tersangka dan juga tracking aliran dana yang mengalir dari rekening tersangka atau pun menuju rekening tersangka yang terkait dengan tindak pidana ini," ucap Ahmad Ramadhan di Bareskrim Polri, Selasa (8/3/2022).
Oleh karena itu, Ramadhan mengimbau masyarakat yang pernah menerima uang atau barang dari tersangka untuk dengan iktikad baik melaporkan penerimaan tersebut.
Baca juga: Sejumlah Aset Mewah Doni Salmanan Disita, Atta Halilintar Ingin Kembalikan Kado Tas Mewah ke Polisi
Baca juga: Gaya Doni Salmanan saat Minta Maaf Jadi Sorotan, Masukkan Tangan ke Saku Celana dan Terlihat Santai
Rizky Febian Siap Kembalikan Uang dari Doni Salmanan
Kuasa hukum Rizky Febian, Ahmad Ramzy, menegaskan bahwa kliennya siap menyerahkan uang Rp 400 juta dari Doni Salmanan kepada penyidik Dittipidsiber Bareskrim Polri.
Sebagai informasi, Doni Salmanan sempat membeli minuman racikan Rizky Febian seharga Rp 400 juta pada September 2021.
Sementara, Doni Salmanan saat ini terseret kasus dugaan penipuan dan investasi bodong secara trading melalui binary option Quotex.
"Kami siap (menyerahkan), kami sudah menjelaskan semua, tidak ada istilah pengembalian (uang dalam pemeriksaan hari ini)," ucap Ahmad Ramzy usai mendampingi Rizky Febian menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, Rabu (16/3/2022).
Mengenai pemeriksaan hari ini sebagai saksi, Ahmad Ramzy mengungkapkan bahwa Rizky Febian mendapat 19 pertanyaan dari penyidik Dittipidsiber Bareskrim Polri.
Kendati demikian, Ahmad Ramzy tidak menjelaskan secara gamblang mengenai pokok pertanyaan dari penyidik.
"Inti pemeriksaan kita belum bisa sampaikan di sini. Jadi, yang jelas 19 pertanyaan, kaitan ada uang yang diterima oleh Rizky, sudah disampaikan semua, sudah dijelaskan oleh penyidik," ujar Ahmad Ramzy.
Atta Halilintar Siap Kembalikan Kado Tas Dior dari Doni Salmanan
YouTuber Atta Halilintar sempat mendapat kado ulang tahun tas mewah merek Dior dari Doni Salmanan.
Hal itu diakui Atta lewat Instagram Story-nya. Atta juga mengunggah foto tas yang diberikan Doni kepadanya.
“Saya pernah dapat kado ulang tahun dari mas Doni Salmanan tas ini,” tulis Atta di Instagram Story-nya dikutip Kompas.com, Rabu (16/3/2022).
Atta berjanji segera mengembalikan tas mewah tersebut ke pihak kepolisian dalam waktu dekat ini.
Atta tak menyebutkan detail kapan dia akan mengembalikan tas tersebut.
"Segera saya kembalian ke pihak berwajib," lanjut Atta.
Rizky Billar Bungkam
Pasangan selebriti Rizky Billar dan Lesti Kejora juga pernah mendapatkan hadiah dari Doni Salmanan.
Pasalnya, Rizky Billar dan Lesti Kejora pernah mendapat uang segepok dari Doni Salmanan sebagai amplop kondangan pernikahannya.
Disinggung soal amplop dari Doni Salmanan, Rizky Billar tampak panik dan enggan berkomentar.
Sempat ditanya berulang kali mengenai kasus tersebut, pria yang akrab disapa Billar ini justru berkelit.
Lebih jauh, Billar hanya sedikit memberikan keterangan kepada awak media.
Rizky Billar mengatakan bahwa dirinya tidak mengikuti perkembangan kasus hukum yang menjerat Doni Salmanan.
"Kita nggak ngikutin perkembangan, karena kita lagi fokus sama usaha yang kita jalankan," ucap Rizky Billar.
Meski berulang kali ditanyakan kasus tersebut, ia tetap berkelit dan hanya memberikan pernyataan bahwa saat ini mereka ingin fokus dengan bisnisnya.
"Kita nggak ngikutin, jadi nggak bisa berkomentar," kata Billar. (*)