Apakah Pasien Covid-19 Boleh Berpuasa? Simak Penjelasan dari Ahli

Berikut ini penjelasan ahli terkait boleh tidaknya puasa bagi pasien Covid-19.

TribunWow
Ilustrasi berpuasa 

TRIBUNPALU.COM - Tinggal menghitung hari bulan Ramadan akan segera tiba.

Ini berarti umat Muslim akan menjalankan ibadah puasa Ramadan ketiga di tengah pandemi.

Namun bagaimana dengan pasien Covid-19, apakah bisa menjalankan puasa di bulan Ramadan tahun ini? 

Prof. Dr. dr. H. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH menjelaskan tidak semua pasien Covid-19 dapat berpuasa. 

Misalnya pasien Covid-19 yang mengalami infeksi akut, tidak dianjurkan untuk berpuasa. Sebab, kondisi seseorang yang sedang terinveksi virus tidak cukup baik berpuasa seharian penuh.

Di masa perawatan seseorang yang terinfeksi virus harus mendapatkan asupan nutrisi dan cairan yang cukup.

"Kalau puasa kan 14 jam mesti stop tidak minum. Kemudian (penderita infeksi akut) juga butuh makan secara rutin setiap enam hingga delapan jam," ujar Prof Ari Fahrial, Jumat (18/3/2022). Dikutip dari Tribunnews.com.

Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Indonesia (UI) ini menjelaskan untuk pasien Covid-19 yang tidak mengalami gejala bisa menjalani ibadah puasa. Akan tetapi diwajibkan memeriksa diri untuk mengetahui kondisi tubuh.

Baca juga: Ganti Utang Puasa Ramadhan, Berapa Besaran Fidyah yang Wajib Dibayarkan Orang Sakit Parah?

Selain itu, apabila tiba-tiba muncul gejala, maka puasa harus segera dibatalkan. Hal ini bertujuan untuk menghindari kondisi tubuh yang melemah.

"Kalau tidak ada gejala silakan, tapi tetap diobservasi," ujar Prof Ari Fahrial.

Terpisah, Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19, dr. Reisa Broto Asmoro menyatakan sebelum berpuasa penting bagi penderita Covid-19 untuk memeriksakan diri terlebih. 

Pasien yang tidak memiliki gejala Covid-19 bisa menjalankan ibadah puasa, namun harus dilakukan dalam pengawasan atau observasi.

Pasien yang terinfeksi virus juga harus berkonsultasi dengan dokter. Tujuannya untuk memastikan kondisi tubuh baik dalam menjalani puasa.

Jika tidak ada gejala yang ditimbulkan dari Covid-19 atau gejala ringan, maka diperbolehkan untuk melaksanakan puasa. Selagi tidak ada gangguan pada lambung atau organ pernapasan, maka seseorang yang terinfeksi bisa melakukan puasa.

Selain itu, pasien juga harus melakukan aktivitas ringan seperti berjalan kaki atau olahraga kecil agar tubuh semakin fit.

Ia juga menjelaskan saat Ramadan 2021, ada beberapa pasien Covid-19 yang berpuasa saat dirawat di Wisma Atlet.

"Tentu saja dengan menyesuaikan jadwal dan gejala mereka masih ringan," ujarnya, Senin (19/4/2021) lalu.

Artikel ini telah tayang di KompasTV dengan judul "Apa Boleh Pasien Covid-19 Berpuasa? Ini Penjelasan Ahli"

Sumber: Kompas TV
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved