Jumat, 17 April 2026

Dibahas Mediang Asing, Alasan Indonesia Banyak Pro-Rusia Terungkap, Penelitian Ini Jadi Bukti

Terungkap alasan masyrakat Indonesia banyak yang mendukung Rusia daripada Ukraina.

handover/ Twitter
Ilustrasi - Perang Rusia vs Ukraina 

TRIBUNPALU.COM - Rusia telah melakukan invasi ke Ukraina sejak Kamis (24/2/2022).

Invasi Rusia dimulai di wilayah Donbas, Ukraina bagian timur.

Serangan Rusia terus meluas ke beberapa wilayah Ukraina lainnya, termasuk di wilayah Ibu Kota Ukraina, Kiev.

Bereaksi terhadap langkah Rusia, para pemimpin dunia ramai-ramai mengecam Vladimir Putin atas langkah Rusia invasi Ukraina.

Sementara itu Indonesia memilih sikap tak berpihak dengan Presiden Jokowi yang membuat cuitan di akun Twitter resminya.

Meski begitu, banyak warga Indonesia yang mendukung invasi Rusia ke Ukraina itu lantaran beberapa hal.

Melansir Al Jazeera, Sabtu (19/3/2022), Indonesia mendukung resolusi Majelis Umum PBB yang mengutuk agresi Rusia serta keputusan Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia membentuk komisi independen guna menyelidiki dugaan pelanggaran hak asasi manusia.

Baca juga: Jurnalis Inggris Sindir Jokowi: Proyek IKN Tak Membuat Status Indonesia Naik di Mata Dunia

Presiden Joko Widodo juga menyerukan gencatan senjata dalam wawancara dengan Asia Nikkei pada 9 Maret.

Menurut Yohanes Sulaiman, dosen hubungan internasional Universitas Jenderal Achmad Yani Bandung, sebagian persoalannya terletak pada ketidaksukaan sebagian orang Indonesia terhadap AS yang dipendam. 

Sebagian besar ketidakpercayaan berasal dari periode setelah 9/11 dan tanggapan Indonesia terhadap 'Perang Melawan Teror' AS di negara mayoritas Muslim itu.

“(Orang Indonesia Pro-Rusia) tidak menyukai dan mempercayai Amerika Serikat."

"Orang-orang melihat AS dulu menyerang Afghanistan dan Irak karena alasan yang dianggap dibuat-buat seperti konspirasi 9/11 dan kurangnya Senjata Pemusnah Massal (digunakan sebagai dalih untuk perang di Irak).”

“Akibatnya mereka mempertanyakan kredibilitas sumber berita, dalam arti media massa AS."

"Banyak yang menyatakan bahwa mereka tidak bisa begitu saja percaya pada berita dari AS tanpa membaca sisi lain – tetapi akar dari ini adalah ketidakpercayaan mereka terhadap AS secara umum.”

Survei Pew Research Center di Washington, DC, menunjukkan sikap skeptis yang lebih besar terhadap AS di Indonesia dibandingkan dengan banyak negara lain di Asia Pasifik.

Sebuah studi Pew yang dirilis pada Februari 2020 menunjukkan hanya 42 persen orang Indonesia yang berpandangan baik tentang AS, terendah dari enam negara yang disurvei.

Artikel ini telah tayang di Intisari dengan judul "Sampai Dibahas Khusus oleh Media Asing, Terungkap Alasan Masyarakat Indonesia Banyak yang Pro-Rusia, Hasil Penelitian 2 Tahun Silam Ini Dianggap Jadi 'Petunjuk' Kuat"

Sumber: Intisari
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved