Desak Putin Mengundurkan Diri, Joe Biden: Demi Tuhan, Orang ini Tak Bisa Tetap Berkuasa

Amerika Serikat mendesak Vladimir Putin turun jabatannya dari Presiden Rusia. Permintaan tersebut muncul dari mulut Joe Biden yakni Presiden AS

Editor: Putri Safitri
Handover
Vladimir Putin dan Joe Biden. 

TRIBUNPALU.COM - Sudah satu bulan lebih atau tepatnya 32 hari Rusia menggempur wilayah Ukraina.

Sejauh ini belum ada tanda-tanda Rusia akan mengendorkan serangannya.

Bahkan militer Rusia terus siaga menunggu perintah untuk melakukan serangkaian serangan.

Selama itu pula Amerika Serikat dan negara barat terus memantau perkembangan dan pergerakan Rusia.

Amerika Serikat dan NATO paling kukuh membunyikan dukungan pada Ukraina.

Terbaru dilakukan Amerika Serikat adalah mendesak Vladimir Putin turun jabatannya dari Presiden Rusia.

Permintaan tersebut muncul dari mulut Joe Biden yakni Presiden AS

"Demi Tuhan, orang ini tidak bisa tetap berkuasa," kata Presiden AS Joe Biden tentang timpalannya dari Rusia Vladimir Putin saat berpidato di ibukota Polandia, Warsawa.

Gedung Putih kemudian mengatakan Biden tidak menyerukan perubahan rezim tetapi mengatakan Putin tidak dapat diizinkan untuk menjalankan kekuasaan atas tetangganya.

Kremlin mengatakan bukan tugas Biden untuk memutuskan siapa yang memerintah Rusia.

Hari 31 Invasi Ukraina : Persiapan untuk Serangan Rusia ke Kyiv meskipun Serangan Dihentikan

Tembakan roket di Lviv: Ledakan kuat terdengar di Lviv, dan asap hitam tebal membubung di pinggiran kota.

Lviv terletak di Ukraina barat , tidak jauh dari perbatasan Polandia, dan walikota mengatakan serangan udara Rusia ditujukan untuk mengirim pesan ke Biden.

Sebuah depot bahan bakar besar diledakkan. Lviv telah menjadi semacam tempat perlindungan bagi warga Ukraina yang melarikan diri dari konflik.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved