Sulteng Hari Ini

Tekan Inflasi di Palu, Bank Indonesia Inisiasi Klaster Produksi

Bank Indonesia Sulawesi Tengah ungkapkan, upaya pengendalian inflasi khususnya volatile foods dilakukan melalui inisiasi klaster produksi.

Penulis: Alan Sahrir | Editor: Moh Salam
Handover
Kantor Perwakilan Kantor Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Tengah 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM, PALU - Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah Dwiyanto Cahyo Sumirat menyebut pengendalian inflasi, khususnya volatile foods, melalui inisiasi klaster produksi.

"Fokus pengembangan klaster pengendalian inflasi di antaranya adalah peningkatan kapasitas SDM, sarana dan prasarana," kata Dwiyanto Cahyo Sumirat, Sabtu (2/4/2022).

Lebih lanjut, Dwiyanto mengatakan BI Sulteng akan membantu meningkatkan akses keuangan dan modal.

Selain itu fokus dukungan BI Sulteng juga terpusat pada peningkatan akses pasar.

"UMKM binaan BI Sulteng sejak tahun 2020 hingga 2021 sebanyak 28, yang terdiri dari sektor pertanian dan peternakan, industri pengelolaan Mamin, serta industri kerajinan LED," ungkap Kepala BI Sulteng yang belum lama menjabat tersebut.

Baca juga: Hari Pertama Puasa Ramadan, Harga Minyak Goreng Kemasan 2 Liter di Palu Seharga Rp 54.300

Tak hanya itu, bentuk dukungan BI Sulteng dalam menekan inflasi di kota Palu adalah dengan bekerjasama antar daerah.

Menurutnya, BI Sulteng mendorong upaya perluasan pasar melalui kerjasama perdagangan antar daerah maupun intra-provinsi.

"Kemudian BI Sulteng juga melakukan perluasan pasar melalui digitalisasi proses bisnis petani," ujar Kepala Banl Perwakilan Sulteng Dwiyanto.

Ia menambahkan, pihaknya akan melakukan perbaikan produksi dengan menggunakan implementasi metode hazton.

Sehingga terjadi peningkatan produktivitas tanaman padi dari 9 sampai dengan 10 ton per hektar.

"klaster cabai memperoleh penghargaan klaster terbaik kedua tingkat nasional pada 2018. Olehnya, kita melakukan perbaikan produksi klaster bawang merah di Sigi dan klaster bawang putih di dataran Napu," ujar Kepala BI Sulteng menjelaskan.

Baca juga: Tarawih Perdana, Warga Sesaki Masjid Jami Al Istighfar Tondo Palu

Kata Cahyo, tidak lupa dalam menopang produktifitas petani, BI Sulteng melakukan bantuan sarana prasarana.

"Bantuan peralatan pertanian seperti Hand traktor cultivator hand sprayer dan lain sebagainya. Bantuan pembangunan green house dan kandang komunal, serta Bantuan sumur bor," tuturnya.  (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved