Kadung Malu Rebutan Warisan di Makam, Kakak & Anak Angkat Kini Pasrah Tahu Pesan Dorce soal Hartanya

Dorce Gamalama ternyata pernah meninggalkan pesan terkait harta warisannya.

KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENG PANGERANG
Dorce Gamalama di Polsek Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (25/2/2016) 

Mereka hanya akur jika di depan Dorce Gamalama, selebihnya tak harmonis.

"Dibilang ga harmonis ya begitulah..kalau di depan Dorce baik-baik, cuma kalau nggak suruh nggak bakalan nyapa," kata Bunda Elita, saudara kandung Dorce Gamalama seperti dikutip dari TribunJatim.com dari Grid.ID, Rabu (30/3).

Anak-anak angkat Dorce Gamalama disebut kurang berkomunikasi baik dengan keluarga kandung.

Bahkan mereka dinilai tak menganggap keberadaan saudara kandung Dorce Gamalama.

"Hari kedua datang kesana tentang pembayaran hutang Dorce tapi mereka menyambut kurang baik," sambung Bunda Elita.

Dorce Gamalama baru saja dikabarkan telah tutup usia pada hari ini, Rabu (16/2).
Diketahui mereka sedang berebut aset harta warisan Dorce. (YouTube/CURHAT BANG Denny Sumargo)

"Kita tunggu lama pas dia datang bawa pengacara, kita dibilang saudara nggak dianggep."

Hubungan mereka makin memanas sejak berebut harta warisan Dorce Gamalama.

Salah satu aset yang dipermasalahkan adalah rumah Dorce Gamalama di Lubang Buaya.

"Melalui pesan WA Mimi ada pesan aset akan diserahkan banyak tertua dan ibu Rita ada bukti pesan WA mendiang saat itu. Jadi kenapa kita tidak lemparkan dulu karena ingin liat itikad mereka," ucap Bunda Elita.

"Kalau itu disampingkan kita menunggu. Saya masih berpesan kepada mereka hal berdasarkan hal umum tidak perlu dibuktikan lagi, contoh rumah di Lubang Buaya dasar apa mereka di situ, itu kan punya bunda Dorce kenapa mereka yang menempati," sambung Bunda Elita.

Sebelum berita tersebut tersiar, Dorce Gamalama sempat dikabarkan alami kritis di rumah sakit.
Sebelum berita tersebut tersiar, Dorce Gamalama sempat dikabarkan alami kritis di rumah sakit. (Instagram/dg_kcp)

Kuasa hukum juga membeberkan beberapa aset Dorce Gamalama yang diperebutkan.

Selain rumah, ada emas yang dipermasalahkan.

"Beberapa tanah ada dua item di Lubang Buaya dan di Jati Bening untuk saat ini itu. Ada juga polilemik masalah emas yang diketahui tanggal 21 February 2022 mereka meminta ke toko emas. Tapi pihak toko emas tidak memberikan berarti kan ada harta warisan emas, awalnya digadai," jelas kuasa hukum.

Pihak keluarga kandung meminta permasalahan harta warisan ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved