Bisnis Sulteng

Bank Indonesia Perwakilan Sulteng Tegaskan Penggunaan Qris Nihil Penipuan

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah Dwiyanto Cahyo Sumirat menegaskan, penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS)

Penulis: Alan Sahrir | Editor: Haqir Muhakir
Alan
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah Dwiyanto Cahyo Sumirat (kanan) melakukan peninjauan penggunaan Qris di pasar Ramadan Jl Balai Kota Palu, Kelurahan Tanamonindi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sabtu (16/4/2022) sore. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM, PALU - Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah Dwiyanto Cahyo Sumirat menegaskan, penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai alat transaksi nihil penipuan.

Itu dikatakannya saat melakukan peninjauan penggunaan Qris di pasar Ramadan Jl Balai Kota Palu, Kelurahan Tanamonindi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sabtu (16/4/2022) sore.

"Dari sisi penipuan sangat minim, karena semua dana transaksi masuk ke rekening, jadi tidak ada lagi potensi mendapatkan uang palsu lagi," ungkap Dwiyanto Cahyo Sumirat

Dwiyanto Cahyo Sumirat menjelaskan, Qris adalah penyatuan berbagai macam QR dari berbagai Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) menggunakan QR Code.

Adapun QR Code sendiri adalah sebuah kode matriks dua dimensi, terdiri atas penanda tiga pola persegi pada sudut kiri bawah, sudut kiri atas dan sudut kanan atas, memiliki modul hitam berupa persegi, titik atau piksel, dan memiliki kemampuan menyimpan data alfanumerik, karakter dan simbol.

QRIS dikembangkan oleh industri sistem pembayaran bersama dengan Bank Indonesia agar proses transaksi dengan QR Code dapat lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya.

Semua Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran yang akan menggunakan QR Code pembayaran wajib menerapkan QRIS (cara pembayaran melalui QRIS).

Saat ini, seluruh aplikasi pembayaran dari penyelenggara manapun baik bank maupun nonbank yang digunakan masyarakat bisa dilakukan dengan cara menggunakan QRIS.

QRIS dapat digunakan di seluruh toko, pedagang, warung, parkir, tiket wisata, donasi (merchant) berlogo QRIS, meskipun penyedia QRIS di merchant berbeda dengan penyedia aplikasi yang digunakan masyarakat.

"Manfaat penggunaan Qris lebih cepat dan kekinian, tidak perlu repot lagi membawa uang tunai, tidak perlu pusing memikirkan QR siapa yang terpasang dan pastinya terlindungi karena semua PJSP penyelenggara QRIS sudah pasti memiliki izin dan diawasi oleh Bank Indonesia," jelas Dwiyanto Cahyo Sumirat.

Olehnya, Dwiyanto Cahyo Sumirat mengajak semua unsur menggunakan Qris dalam melakukan transaksi jual beli. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved