Kelola Kekayaan Alam di Indonesia, Unismuh Palu Siap Lahirkan Generasi Melek Teknologi

Rektor Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu Prof Rajindra meminta pemerintah mengatur ulang bisnis di sektor pertambangan. 

Penulis: fandy ahmat | Editor: Moh Salam
TRIBUNPALU.COM/FANDY
Rektor Unismuh Palu Rajindra 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fandy Ahmat


TRIBUNPALU.COM, PALU - Rektor Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu Prof Rajindra meminta pemerintah mengatur ulang bisnis di sektor pertambangan. 

Menurut data Indonesia Mining Asosiation, Indonesia meraih peringkat ke 6 di dunia sebagai negara kaya akan sumber daya tambang. 

Namun, kata Prof Rajindra, hal ini justru menjadikan Indonesia sebagai surga bagi investor pertambangan asing. 


"Sebagian besar perusahaan tambang di negeri ini dikontrol negara asing karena adanya kesenjangan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia," ujar Rektor Unismuh Palu, Minggu (17/4/2022). 


Berangkat dari persoalan tersebut, guru besar ilmu manajemen itu menilai penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) menjadi kunci utama. 

Baca juga: UIN Datokarama Hadirkan Staf Khusus Menteri Agama untuk Pendampingan Proses Produk Halal


Menurutnya, sumber daya alam khususnya di sektor pertambangan belum terkelola dengan baik sehingga Indonesia masih membutuhkan sumber dari luar negeri. 


Bagi Rajindra, perguruan tinggi termasuk Unismuh Palu harus melahirkan generasi melek teknologi agar dapat mengelola kekayaan alam di negeri sendiri. 

Baca juga: Danrem 132/Tadulako Tinjau Penyaluran Bantuan Tunai PKLW TNI di Kabupaten Poso


"Ini menjadi masalah kita juga. Anak bangsa harus menguasai Iptek. SDM yang mumpuni tentu mampu mengelola sumber daya alam," tuturnya.(*) 

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved