Tips Kesehatan

Jangan Langsung Tidur, Ini Bahaya yang Bisa Terjadi Jika Anda Tidur setelah Makan Sahur

Tidur setelah sahur tidak dianjutkan dilakukan karena dapat menyebabkan gangguan lambung dan juga pencernaan dan gangguan kesehatan lainnya.

cbs8.com
Ilustrasi tidur setelah sahur. 

TRIBUNPALU.COM – Saat menjalani ibadah puasa, sahur menjadi sebuah rutinitas untuk mengisi energi sebeum melakukan puasa.

Sahur ini dilakukan sebelum adzan subuh, yang mana waktu masih menunjukkan dini hari.

Pada waktu tersebut, tak jarang seseorang melaukan sahur dengan keadaan mengantuk.

Bahkan mereka cenderung buru-buru untuk menyelesaikkan makannya untuk kembali melanjutkan tidur.

Apakah tidur setelah sahur boleh dilakukan?

Tentu hal tersebut tidak dianjurkan untuk dilakukan karena dapat menyebabkan gangguan lambung dan juga pencernaan.

Mengutip dari laman Kompas.com, ahli gastroenterologi dr Ari Fahrial Syam menyarankan, sebaiknya setelah sahur beristirahat dengan posisi tubuh setengah duduk dan bantal yang ditinggikan sebagai sandaran.

Hal tersebut bertujuan untuk mempermudah kinerja makanan saat dicerna.

Waktu ideal untuk tidur setelah sahur, tergantung dari jenis makanan yang baru saja masuk ke dalam tubuh.

jika makanan yang Anda konsumsi lebih banyak protein, kabrbohidrat dan sayuran, maka pencernaan Anda membutuhkan waktu kurang dari tiga jam untuk memproses makanannya dengan baik.

“Istirahat setengah duduk dengan bantal yang ditinggikan," kata dia, dikutip dari laman Unair.

Tak hanya menyebabkan gangguan pencernaan, berikut sejumlah masalah yang akan ditimbulkan jika Anda tidur setelah sahur, melansir dari laman Kompas.com:

1. Risiko stroke

Tidur setelah sahur dapat meningkatkan risiko stroke pada seseorang.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved