Swedia Izinkan Rencana Pembakaran Alquran Anti Islam, Bentrokan Pecah di Sejumlah Kota

kemarahan publik akan gerakan anti islam yang makin merajalela di Swedia. Lebih dari 40 orang telah ditangkap selama bentrokan akhir pekan

Editor: Putri Safitri
Johan NILSSON / TT NEWS AGENCY / AFP
Foto ini diambil pada 17 April 2022 menunjukkan sebuah mobil yang terbakar di dekat Rosengard di Malmo. Rencana oleh kelompok sayap kanan untuk membakar salinan Al-Qur'an di depan umum memicu bentrokan dengan demonstran tandingan untuk hari ketiga berturut-turut di Swedia, kata polisi pada 17 April 2022. 

TRIBUNPALU.COM - Kerusuhan terjadi di sejumlah titik di Swedia.

Hal ini disebabkan kemarahan publik akan Gerakan Anti Islam yang makin merajalela di Swedia.

Lebih dari 40 orang telah ditangkap selama bentrokan akhir pekan antara polisi dan perusuh yang marah di beberapa kota di seluruh Swedia.

Bentrokan ini terjadi menyusul ulah kelompok sayap kanan yang mengumumkan rencana untuk membakar Alquran.

Baca juga: Tak Hanya Ukraina, Rusia Ancam Pakai Senjata Nuklir Jika Swedia-Finlandia Berani Gabung NATO

Baca juga: Amerika Sudah Siaga! Pesawat Pembom Nuklir Diluncurkan Setelah Putin kirim Jet Bersenjata ke Swedia

Kepala polisi nasional negara itu, Anders Thornberg, telah menyatakan bahwa dia belum pernah melihat kerusuhan dengan kekerasan seperti itu setelah bentrokan hari Minggu di kota Norrkoping, yang berjarak 160 kilometer barat daya ibukota, Stockholm.

Thornberg mengklaim bahwa polisi yakin kekerasan itu diorganisir oleh jaringan geng kriminal.

Diberitakan Rusia Today, ia mengatakan bahwa beberapa individu yang ambil bagian dalam kerusuhan itu sudah diketahui polisi dan dinas keamanan Swedia.

Sebuah pernyataan oleh polisi pada hari Senin mengungkapkan bahwa lebih dari 200 orang dilaporkan mengambil bagian dalam kekerasan.

Baca juga: Deretan Artis yang Terseret Kasus DNA Pro, Rizky Billar dan Lesti Kejora, Ivan Gunawan, Ello

Baca juga: Terbukti Sembunyikan Uang Hasil Tipu-Tipu Indra Kenz, Vanessa Khong & Ayahnya Ditahan

26 petugas polisi dan 14 orang masyarakat telah terluka sejak kerusuhan pecah pada hari Jumat, menambahkan bahwa lebih dari 20 kendaraan telah rusak atau hancur.

Kerusuhan kekerasan dapat dilihat di sejumlah kota Swedia, termasuk Stockholm, Malmo, Norrkoping, dan Linkoping, ketika gerombolan pemuda bentrok dengan polisi setelah kelompok sayap kanan diberi lampu hijau untuk menggelar serangkaian aksi anti-Islam. unjuk rasa, yang termasuk rencana untuk membakar Alquran.

Demonstrasi dipimpin oleh politisi Denmark-Swedia Rasmus Paludan, yang partainya 'Garis Keras' mempromosikan sikap anti-imigran dan anti-Islam yang keras.(*)

Artikel ini telah tayang di https://pekanbaru.tribunnews.com/2022/04/19/swedia-beri-izin-gerakan-anti-islam-rencanakan-pembakaran-alquran-bentrokan-pecah-di-sejumlah-kota

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved