7 Menteri Jokowi Alami Penurunan Harta Kekayaan Selama Pandemi, Salah Satunya Luhut Pandjaitan

Para menteri Kabinet Indonesia Maju telah melaporkan harta kekayaan mereka ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Editor: Muh Ruliansyah
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Presiden Joko Widodo didampingi Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengenalkan Kabinet Indonesia Maju di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10/2019). 

TRIBUNPALU.COM - Mayoritas Menteri Kabinet Indonesia Maju mencatatkan kenaikan harta selama setahun.

Hal itu terlihat dalam data laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) periode 2021.

Para menteri Kabinet Indonesia Maju telah melaporkan harta kekayaan mereka ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dari 34 menteri, mayoritas mencatatkan kenaikan harta selama setahun.

Penambahannya beragam, mulai dari Rp 380 juta, hingga yang tertinggi Rp 6,8 triliun.

Kenaikan harta juga dicatatkan oleh Presiden Joko Widodo.

Menurut catatan e-LHKPN, harta Jokowi bertambah Rp 7,8 miliar dari tahun 2020, yakni Rp 63.616.935.818 di tahun 2021.

Namun, sejumlah menteri justru mencatatkan penurunan harta kekayaan selama 2020-2021.

Angkanya dari Rp 350 juta, hingga Rp 28 miliar.

Penurunan harta juga dicatatkan oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin yang melaporkan LHKPN 2021 sebesar Rp 14.587.667.263, turun Rp 1,8 miliar dibanding tahun sebelumnya.

Lantas, siapa sajakah menteri yang hartanya berkurang selama pandemi covid-19 dalam periode 2020-2021?

Berikut rangkumannya menurut data e-LHKPN.

1. Luhut Binsar Pandjaitan

Harta kekayaan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan tercatat turun Rp 28 miliar selama 2020-2021.

Halaman
1234
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved