Wakil Ketua DPR Protes Honor Menyanyi Rossa Disita, Kepolisian: Itu Kan Dana Ilegal

Polisi menyita honor menyanyi Rossa sebesar Rp172 juta, hasil mengisi acara perusahaan investasi bodong robot trading DNA Pro.

TribunSeleb
Rossa usai jalani pemeriksaan di Bareskrim Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (21/4/2022). 

TRIBUNPALU.COM - Penyanyi Rossa harus pasrah honor menyanyi sebesar Rp 172 juta disita polisi.

Honor tersebut merupakan hasil saat Rossa mengisi acara perusahaan investasi bodong robot trading DNA Pro.

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad lantas memprotes langkah polisi tersebut.

Menanggapi hal itu, Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Gatot Repli Handoko menyampaikan, pihaknya menghargai pendapat Sufmi Dasco. Namun, proses hukum kasus tersebut masih berjalan.

"Pada prinsipnya kita menghargai semua pendapat orang, tapi ini kan proses hukum yang masih berjalan."

"Kita laksanakan proses hukum yang ada dulu," kata Gatot kepada wartawan, Senin (25/4/2022).

Gatot membenarkan honor menyanyi Rossa di DNA Pro disita sebagai barang bukti.

Baca juga: Jalani Pemeriksaan, Rossa Tegaskan Tak Tahu Menahu Mengenai DNA Pro hingga Siap Kembalikan Uang

Menurutnya, dana tersebut disita karena berasal dari uang hasil kejahatan tersangka DNA Pro.

"Karena itu kan aliran dana ilegal yang dari para pihak DNA Pro."

"Nah, pertanyaannya, itu ke mana saja arahnya? Ada ke Si A, Si B, Si C, Si D."

"Otomatis kita kan memintai keterangan daripada yang disampaikan oleh para tersangka yang sudah diperiksa."

"Berarti uang itu masuk dalam kategori apa? Uang member korban yang diambil para tersangka," paparnya.

Gatot menambahkan, uang honor yang diterima oleh Rossa bisa dibilang uang ilegal. Sebab, diperoleh dari hasil kejahatan.

Baca juga: Ombudsman Minta Kemnaker Aktif Awasi Pembayaran THR kepada Pekerja, Jangan Cuma Tunggu Aduan

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved