Pendapat Psikolog & Ustaz Tentang Pertanyaan 'Kapan Menikah' yang Kerap Muncul saat Momen Lebaran

Berikut ini TribunPalu sampaikan beberapa pendapat tentang pertanyaan kapan menikah yang kerap muncul saat Lebaran.

Kompas.com
Foto Ilustrasi: Buku nikah yang akan dimiliki seluruh calon pengantin 

Pendapat Psikolog & Ustaz Tentang Pertanyaan 'Kapan Menikah' yang Kerap Muncul saat Momen Lebaran

TRIBUNPALU.COM - Pertanyaan klise seperti 'kapan menikah' kerap dilontarkan saat momentum lebaran Idul Fitri.

Pasalnya pada momen inilah umat Muslim dapat berkumpul bersama keluarga dan sanak saudaranya.

Namun tahukah Anda jika sebenarnya pertanyaan tersbeut memiliki dampak buruk bagi diri seseorang?

Psikolog Unit Layanan Psikologi Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Laelatus Syifa, M.Pi mengatakan pertanyaan itu bisa jadi hanya basa-basi.

"Bisa jadi itu hanya pertanyaan basa-basi," dikutip Tribun Palu dari laman Kompas.com.

Meski begitu, ia membenarkan jika pertanyaan 'kapan nikah' bisa menimbulkan berbagai macam efek untuk perkembangan mental seseorang.

"Cenderung tidak terlalu serius, cuma ternyata menimbulkan efek. Efeknya ini berbeda-beda untuk setiap orang," sambungnya.

Efek yang ditimbulkan dari pertanyaan tersebut bisa bermakna positif dan negatif.

Laela menjelaskan efek positif yang timbul adalah ketenangan saat menghadapi pertanyaan tersebut.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved