Banggai Hari Ini

Setahun Pasar Simpong Terbakar, Usulan Rp 10 Miliar untuk Perbaikan Belum Terealisasi

Sampai Lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah pada 2 Mei 2022, los dan petak yang terbakar belum juga dibangun lagi. 

Penulis: Asnawi Zikri | Editor: mahyuddin
TRIBUNPALU.COM/NAWI
Kondisi pasar Simpong setelah 1 tahun kebakaran. Pemkab Banggai mengusulkan anggaran Rp 10 miliar ke Kementerian Perdagangan belum juga terealisasi. (TribunPalu.com/Asnawi Zikri) 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Asnawi Zikri

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Sudah 1 tahun dan 1 kali Lebaran, lods Pasar Simpong di Kecamatan Luwuk Selatan, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, yang terbakar belum juga dibangun kembali. 

Diketahui, Pasar Simpong terbakar tepatnya pada 13 Mei 2021 ketika pagi saat masyarakat dan pedagang sedang bersiap melaksanakan salat Idul Fitri

Saat itu, Pasar Simpong mulai terbakar sekitar pukul 04.15 WITA. Api baru  berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.20 WITA. 

Sampai Lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah pada 2 Mei 2022, los dan petak yang terbakar belum juga dibangun lagi. 

Akhirnya, pedagang memanfaatkan badan jalan untuk berjualan. 

Baca juga: Mantan Camat di Banggai Ditemukan Tewas dalam Mobil di Kawasan SPBU Simpong

Sebelumnya, pemerintah Kabupaten Banggai telah mengusulkan anggaran Rp10 miliar ke Kementerian Perdagangan untuk pembangunan kembali los dan petak yang terbakar.

Selain bangunan baru, Pemerintah Kabupaten Banggai berencana membangun Pasar Apung di kawasan Pasar Simpong.

Hanya saja, sampai saat ini belum terealisasi dan mengakibatkan Pasar Simpong yang di pesisir pantai itu kian semrawut. 

Sebab, badan jalan harus menampung pedagang yang menghuni sebanyak 66 petak dan 200 lods yang menjadi korban peristiwa kebakaran saat itu. (*)

 
 

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved