Palu Hari Ini

Dalam 10 Hari 2 Warga Tewas Diserang Buaya, Bom Waktu di Teluk Palu Benar-benar Meledak?

Masyarakat Kota Palu, terutama yang bermukim di sekitar sungai dan teluk Palu dibuat was-was dengan serangan buaya.

NANANG/AFP
Buaya berkalung ban di Palu 

"Korban mengalami luka robek di teling kiri dan bibir bagian atas," ujar Kombed Pol Barliansyah.

Tepat 10 hari berselang, seorang warga ditemukan tewas akibat diterkam Buaya saat memanah ikan sambil menyelam di laut Pelabuhan Pelelangan Ikan (PPI) Donggala.

Korban bernama Aslin (32) warga Loli Saluran Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala.

Kasat Reskrim Polres Donggala Iptu Ismail menjelaskan, kejadian itu terjadi Sabtu (7/5/2022) malam.

Ismail menuturkan saat itu korban bersama lima rekan lainnya.

"Empat orang termasuk korban duluan menyelam dengan menyebar di sekitaran PPI Donggala. 1 rekan lainya masih ada di atas, karena masih mempersiapkan perlatanan memanah ikan," kata Iptu Ismail, Minggu (8/5/2022).

Kemudian selang lima menit rekan korban Ramsul, mendengar teriakan meminta tolong.

Melihat korban diserang Buaya, dan dengan sigap rekannya itu lansung menyelam untuk membantu.

"Saat menyelam itu, saksi melihat korban digigit Buaya pada bagian kepala dan dibawa ke ke dalam air," ujar Ismail.

"Kemudian rekanya itu menolong dengan cara memanah bagian kepala Buaya tepatnya area mata. Sehingga korban terlepas dari gigitan lalu segera mengevakuasi korban ke atas tanggul PPI, dan korban sudah tidak sadarkan diri," tuturnya menjelaskan.

Seorang warga meninggal dunia akibat diterkam buaya saat memanah ikan sambil menyelam di laut Pelabuhan Pelelangan Ikan (PPI) Donggala, Sulteng.
Seorang warga meninggal dunia akibat diterkam buaya saat memanah ikan sambil menyelam di laut Pelabuhan Pelelangan Ikan (PPI) Donggala, Sulteng. (Handover)

Kemudian korban langsung dibawa menggunakan sepeda motor menuju Puskesmas Donggala.

Namun pihak tenaga kesehatan menyarankan agar dibawa ke RSUD Kabelota Donggala.

Setelah itu, korban tiba di RS tersebut dan langsung diterima oleh petugas kesehatan di instalasi gawat darurat.

Namum, dari hasil pemeriksaan oleh dokter mengatakan bahwa korban sudah dinyatakan meninggal dunia.

Sehingga selanjutnya korban langsung dibawa ke rumah duka menggunakan mobil ambulance.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Palu
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved