Sulteng Hari Ini

Olahraga Panahan Mahal, Begini Penjelasan Perpani Sulteng dan Asofa Palu

Hobi tidak dibatasi dengan harga sehingga kehadiran store atau toko menjadi kemudahan bagi pecinta panahan.

Penulis: Muh Ruliansyah | Editor: mahyuddin

TRIBUNPALU.COM, PALU - Ketua Harian Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Sulteng Aznawi menilai penggemar olahraga tertentu tidak dibatasi dengan harga.

Begitu pula dengan Panahan.

Apalagi, alatnya di Sulawesi Tengah belum tersedia store atau penjualan khusus untuk Panahan.

"Kendala dasar kita adalah alat. Insya Allah ini bisa kita penuhi dari klub untuk memfasilitasi store. Kalau kita pikir ini hobi, tentu bisa kita hadirkan store," ujar Asnawi saat tampil di Tribun Motesa-tesa bertajuk Membidik Karakter Anak Melalui Panahan dikutip TribunPalu.com, Minggu (15/5/2022).

Menurutnya, hobi tidak dibatasi dengan harga sehingga klub tidak perlu khawatir menghadirkan store.

Baca juga: KONI Sigi Target 40 Medali Emas di Porprov Sulteng 2022

Baca juga: Atlet Dayung Sulteng Sumbang Medali Emas di SEA Games 2021, Siapa Rio Riski Darmawan?

Dalam dialog itu, hadir pula Founder Al-Azhar School of Archery (Asofa) Palu Arafat Arsyad dan Ketua Saladin Archery Team Sultan Takdir 

"Ini olahraga sekaligus sunnah bagi Muslim. Jadi setiap gerakannya pahala, jadi apalagi yang dihitung," tutur Arafat.

Diketahui Asofa Palu adalah klub yang terdaftar di Perpani Palu yang memberikan pembinaan berkesinambungan kepada calon atlet.

Sebelum bergabung Asofa, peserta didik akan menerima pembinaan di Saladin Archery Team.

"Saladin berdiri 2021 dan sudah mendatangkan dua pelatih nasional. Kalau persoalan alat, kami memiliki Devisi Store, pembayarannya bisa cas dan cicil.

Satu set alat Panahan berkualitas dibanderol Rp2,5 juta. Sementara anak panah berkisar ratusan ribu.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved